Atlet Panjat Tebing Buleleng Ikuti Talent Scouting KONI Buleleng
- 05 Apr 2026 15:16 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kegiatan penjaringan atlet muda kembali digelar di Kabupaten Buleleng. Ratusan atlet dari berbagai cabang olahraga mengikuti talent scouting yang difokuskan untuk mengukur kemampuan dasar dan potensi prestasi sejak usia dini.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng menggelar tes talent scouting dan identifikasi atlet di GOR Futsal FOK Undiksha Singaraja, Minggu 5 April 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara KONI Buleleng dan GSC FOK Undiksha Singaraja. Program ini menjadi bagian dari langkah awal pembinaan atlet jangka panjang.
Sebanyak 465 atlet muda dari 48 cabang olahraga ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Salah satu cabang yang terlibat adalah Panjat Tebing, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pengkab Buleleng yang mengirimkan 10 atlet untuk mengikuti seleksi.
Ketua Umum FPTI Pengkab Buleleng, Dr. Haji Wahjoedi mengatakan, pihaknya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet daerah. Ia menegaskan, FPTI Buleleng mengirimkan total 11 orang yang terdiri dari 10 atlet dan 1 pelatih.
“Segenap keluarga besar dari FPTI Kabupaten Buleleng menyambut baik tentang kegiatan identifikasi dan pemanduan bakat atau talent scouting yang dilakukan oleh KONI Kabupaten Buleleng. Untuk itu FPTI Kabupaten Buleleng mengirimkan 11 orang untuk mensukseskan kegiatan tersebut. 10 dari atlet, 1 dari pelatih.
10 atlet itu adalah lima dari kategori atlet putra dan lima kategori atlet putri. Yang ke-10 atlet ini rentangan usia 11 sampai dengan 15 tahun. Sekali lagi, kita menyambut baik setiap upaya untuk memajukan dan mengangkat kejayaan Kabupaten Buleleng,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian FPTI Pengkab Buleleng, Drs. I Putu Panca Adi, M.Pd menjelaskan bahwa seluruh peserta mengikuti serangkaian tes yang sama. Tes tersebut mencakup pengukuran tekanan darah, antropometri, power lengan, power kaki, kelincahan, sprint 40 meter, hingga multistage fitness test (MFT).
Ia menambahkan, rangkaian tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan dasar atlet secara menyeluruh. Hasil dari pengukuran tersebut akan menjadi acuan dalam melihat potensi fisik dan kesiapan atlet untuk dibina lebih lanjut di masing-masing cabang olahraga. Coach FPTI Buleleng, Kadek Enggi Merta Darsana dikonfirmasi mengatakan seluruh tes diikuti penuh oleh atlet FPTI Pengkab Buleleng.
"10 atlet kita bisa menyelesaikan seluruh tes yang diberikan" ujar Coach Enggi penuh semangat
Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, usai meninjau kegiatan menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan atlet masa depan. Ia menyebutkan, hasil tes akan mengelompokkan atlet berdasarkan tingkat potensi yang dimiliki.
“Melalui tes ini akan terlihat klasifikasi atlet, mulai dari yang memiliki bakat tinggi, sedang, hingga yang belum menonjol. Ke depan, mereka yang potensial akan mendapatkan pendampingan dan prioritas pembinaan,” jelasnya.
KONI Buleleng menegaskan komitmennya untuk melakukan pembinaan berkelanjutan. Melalui program ini, diharapkan atlet-atlet muda yang terjaring dapat berkembang dan siap mewakili Buleleng dalam berbagai ajang kompetisi ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....