Ini Teknik dan Filosofi Olahraga Vovinam
- 04 Nov 2025 14:25 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Buleleng, Bali menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 tahun 2025. Ajang internasional ini secara resmi dibuka di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja Minggu (2/11/2025).
Event bergengsi itu berlangsung sampai 8 November 2025 dan diikuti sekitar 400 atlet dari 26 negara. Vovinam adalah olahraga bela diri asal Vietnam yang dipraktikkan dengan atau tanpa senjata.
Berdasarkan laman resmi Dewan Olimpiade Asia (OCA), vovinam atau vovinam viêt-vo-dao merupakan singkatan. Adapun 'VO' berarti seni bela diri dan 'vinam' artinya Vietnam, sementara viêt-vo-dao adalah filosofi yang menunjukkan prinsip yin dan yang atau teknik lembut dan keras.
Prinsip tersebut menunjukkan kemampuan mengharmonisasikan fisik dan pikiran yang ada dalam olahraga ini. Dalam pelaksanaannya, para atlet menggabungkan kekuatan tubuh serta pikiran untuk menghadapi lawan, itulah gaya bela diri klasik asal Vietnam.
Sebagaimana jenis bela diri yang telah ada, bela diri ini menggunakan sejumlah teknik tertentu seperti pukulan tangan dan siku, tendangan, menghindar, teknik kombinasi, maupun menggunakan senjata pedang atau pisau. Para atlet akan melakukan serangan dan bertahan dalam bentuk dan pertempuran tradisional.
Lantas seperti apa teknik dan filosofi olahraga Vovinam? Berikut informasinya.
Teknik:
Menggabungkan teknik pukulan tangan dan siku, tendangan, menghindar, serta teknik bantingan.
Menggunakan berbagai senjata seperti pedang, pisau, tongkat, dan kipas.
Filosofi:
Melatih kekuatan tubuh dan pikiran secara bersamaan.
Menekankan aspek moralitas seperti semangat juang, keberanian, keadilan, kerendahan hati, dan toleransi.
Gerakan kombinasi dari teknik keras dan lembut: 'gerakan kekerasan yang mendasari kelembutan dan ada gerakan kelembutan yang mengatasi kekerasan'.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....