Atlet Yongmoodo Buleleng Raih Prestasi Gemilang Porjar 2025
- 01 Jun 2025 13:44 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Deretan prestasi membanggakan berhasil ditorehkan kontingen Yongmoodo Kabupaten Buleleng dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2025. Meski mayoritas atlet merupakan pendatang baru di gelanggang kompetisi, mereka tampil gemilang dan berhasil mengukir prestasi yang mengharumkan nama daerah.
Bertanding di GOR Lila Bhuana Denpasar pada 29–30 Mei 2025, 15 atlet muda dari Gumi Panji Sakti tampil penuh semangat dan pantang menyerah melawan kontingen unggulan lainnya. Hasilnya, mereka sukses membawa pulang total 15 medali, 1 emas, 7 perak, dan 7 perunggu.
Prestasi tertinggi diraih oleh Putu Sedana Putra, atlet tingkat SMP yang tampil heroik di kelas -40 kg putra. Ia berhasil mengalahkan wakil Bangli, Made Ariguna, dalam laga penuh tekanan dan mempersembahkan medali emas pertama untuk kontingen Buleleng.
Tidak kalah membanggakan, medali perak berhasil diraih oleh Gede Gana Wila Wardana (SD, kelas -38 kg), Anak Agung Ngurah Tirta Soma Candra Putra (SD, kelas +38 kg), I Gusti Ngurah Agung Raditya Yudha Pratama (SMP, kelas -65 kg), Putu Aryantha Wicaksana (SMP, kelas +70 kg), Komang Wendy Wijaya (SMA, kelas -55 kg), Gede Mas Candra Wibawa (SMA, kelas -65 kg), serta Kadek Intan Dwiyani (SMA, kelas -48 kg).
Sementara itu, medali perunggu dipersembahkan oleh Kadek Reza Adi Prabhawayana (SD, kelas -34 kg), Nyoman Mertayasa (SMP, kelas -45 kg), I Gusti Ngurah Agungpanji Cakra Indraprasta (SMP, kelas -55 kg), Ni Komang Putri Wandayani (SMP, kelas -52 kg), Komang Edy Munia Januarta (SMA, kelas -70 kg), dan Putu Neza Purna Ratmiyani (SMA, kelas -52 kg).
Pelatih Yongmoodo Buleleng, Made Hariyana Vidvan Adi atau akrab disapa Dedek, menyampaikan rasa bangganya. Ia menekankan bahwa seluruh atlet yang diturunkan adalah pemula, namun mampu menunjukkan mental juara dan semangat juang luar biasa.
“Ini prestasi luar biasa. Semua atlet masih pemula, tapi sudah membuktikan bahwa mereka layak bersaing. Mereka punya fondasi mental dan tekad kuat, tinggal kami poles tekniknya,” ujar Dedek.
Dedek menilai Porjar menjadi batu loncatan penting dalam membina bibit unggul menuju ajang yang lebih tinggi seperti Porprov. Dua atlet dari Porjar 2025 bahkan sudah dipersiapkan untuk tampil di Porprov mendatang.
Meski mengakui masih ada kekurangan, terutama minimnya jam terbang, Dedek tetap optimis. “Kami percaya, jumlah kecil bukan masalah, selama kualitas kami jaga. Prinsip kami: small is gold. Buleleng bisa bersaing, dan hasil ini adalah buktinya,” ucapnya.
Dengan semangat membara dan pencapaian yang solid, para atlet Yongmoodo Buleleng telah mengukir tinta emas dalam catatan olahraga pelajar Bali 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....