Arus Balik Nataru: Bali-Jawa Mulai Ramai
- 29 Jan 2026 14:45 WIB
- Singaraja
KBRN, Negara: Memasuki awal tahun 2026, arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mulai ramai. Pergerakan penumpang dan kendaraan dari Bali menuju Jawa maupun terpantau padat khususnya mobil dan motor, namun tetap terkendali. Di tengah dinamika tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan layanan penyeberangan berjalan aman, lancar, dan terukur.
Tercatat pada Kamis (1/1/2025) atau H+7 Nataru, tercatat 30.600 penumpang dan 7.190 kendaraan menyeberang dari Bali ke Jawa melalui lintasan Ketapang–Gilimanuk. Data ini mencerminkan kembalinya masyarakat pascalibur Natal dan Tahun Baru, seiring mulai bergeraknya kembali aktivitas ekonomi di awal tahun.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo, Jumat (2/1/2025) mengatakan perusahaan terus menjaga kesiapsiagaan operasional untuk mengantisipasi potensi peningkatan arus balik pada akhir pekan. Menurutnya, awal Januari tidak hanya diwarnai arus balik wisatawan, tetapi juga mulai meningkatnya pergerakan angkutan logistik menuju wilayah Jawa.“Kami memastikan kesiapan armada, optimalisasi pola operasi, serta penguatan layanan di lintasan utama, termasuk Ketapang–Gilimanuk dan Merak–Bakauheni, agar arus kendaraan tetap terkendali, khususnya pada puncak arus balik Natal dan Tahun Baru,” ujar Heru.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+7 Nataru, total penumpang dari Bali ke Jawa tercatat 427.910 orang atau turun 4,7 persen, dengan total kendaraan 121.364 unit atau naik 1,8 persen. Sementara itu, total penumpang dari Jawa ke Bali mencapai 413.839 orang atau turun 4,5 persen, dengan kendaraan 110.193 unit atau naik 0,9 persen.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale menyebut berdasarkan data kumulatif Posko Angkutan Nataru 2025/2026, tingkat pemanfaatan kuota lintasan Bali–Jawa masih berada di kisaran 21,80 persen. Kondisi ini menunjukkan kapasitas penyeberangan relatif longgar, sehingga arus balik dapat berlangsung lebih merata dan terkendali.
Sejalan dengan itu, ASDP mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik Natal dan Tahun Baru agar merencanakan perjalanan sejak dini melalui pemanfaatan sistem tiket online Ferizy. "Saat ini tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan, dan tiket penyeberangan telah tersedia sejak H-60 sebelum keberangkatan. Pengguna jasa diminta memastikan telah bertiket sebelum tiba di pelabuhan serta datang sesuai jadwal keberangkatan," ujarnya.
Windy menegaskan bahwa kedisiplinan terhadap jadwal, kesiapan perjalanan, serta kepatuhan terhadap arahan petugas menjadi kunci kelancaran arus balik Nataru. Pengguna jasa juga diimbau mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah lintasan demi keselamatan bersama.
Dengan pengelolaan operasi yang adaptif dan berbasis data, ASDP terus menjaga perannya sebagai jembatan konektivitas nasional, mengawal mobilitas masyarakat agar arus balik Natal dan Tahun Baru 2025/2026 tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....