Mengulik Sejarah Indonesia Kehilangan Timor Leste 20 Mei
- 20 Mei 2024 08:14 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Jika tanggal 20 Mei Indonesia memperingati Kebangkitan Nasional, sayangnya pada tanggal yang sama Indonesia juga harus kehilangan Timor Leste. Memang, dulunya negara ini adalah bagian dari wilayah Indonesia dengan nama Timor Timur.
Dilansir dari situs Kementerian Luar Negeri RI, Timor Leste (Timor Timur) berpisah dari Indonesia pada tanggal 20 Mei 2022. Hari ini disebut juga sebagai Hari Restorasi Kemerdekaan oleh rakyat Timor Leste.
Timor Leste sendiri memiliki sejarah panjang sebelum mendapatkan kemerdekaannya. Awalnya negara ini merupakan wilayah jajahan Portugis.
Bahkan kala itu bangsa Portugis menyebutnya dengan nama Timor Portugues. Timor Leste kemudian merdeka dari Portugis pada tanggal 30 November 1975.
Tepat dua hari setelah kemerdekaannya, terjadi Deklarasi Balibo yang dilakukan oleh tiga partai politik, yakni Partai KOTA, UDT, dan APODETI yang pro Indonesia. Deklarasi tersebut kemudian menjadi legitimasi Presiden Soeharto untuk merebut Timor Leste.
Operasi invasi Timor Leste ini disebut dengan Operasi Seroja. Operasi ini mendapatkan kecaman dari dunia internasional.
Hal ini lantaran kekerasan yang dilakukan oleh tentara Indonesia. Pada 1976, Timor Leste masuk menjadi bagian wilayah NKRI sebagai provinsi baru dengan nama Timor Timur.
Pada masa pemerintahan BJ Habibie, diadakanlah referendum pada tanggal 30 Agustus 1999. Referendum tersebut untuk menentukan apakah Timor Timur tetap menjadi bagian NKRI atau dilepaskan untuk merdeka.
Hasilnya, mayoritas rakyat Timor Timur ingin berpisah dari Indonesia. Hingga akhirnya, pada tanggal 20 Mei 2022, negara ini mendapat pengakuan PBB sebagai negara merdeka dengan nama Timor Leste.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....