Hari Asyura, Ketahui Latar Belakangnya
- 25 Jun 2026 13:06 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Hari Asyura adalah hari kesepuluh bulan Muharram dalam penanggalan Islam atau kalender Hijriah. Tahun ini, Hari Asyura bertepatan dengan tanggal 25 Juni 2026.
Hari Asyura merupakan salah satu hari paling suci dan bersejarah dalam agama Islam. Kata Asyura berasal dari bahasa Arab asharah yang berarti sepuluh.
Hari Asyura dihormati karena menjadi saksi berbagai mukjizat dan pertolongan Allah SWT kepada para nabi. Latar belakang Hari Asyura (10 Muharram) didasarkan pada peristiwa-peristiwa penting para nabi serta sejarah Islam. Hari ini diperingati umat Muslim atas dasar catatan historis yang menjembatani sejarah Nabi Musa dan keluarga Nabi Muhammad.
1. Peristiwa Keselamatan Nabi Musa A.S.
Berdasarkan hadis sahih, 10 Muharram adalah hari ketika Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa dan kaum Bani Israil dari kejaran Firaun dengan membelah Laut Merah. Sebagai wujud rasa syukur, Nabi Musa melakukan puasa pada hari tersebut. Nabi Muhammad SAW kemudian menganjurkan umat Islam berpuasa pada hari Asyura sebagai bentuk penghormatan atas kemenangan para nabi terdahulu.
2. Peristiwa Bersejarah Nabi Lainnya
Selain Nabi Musa, hari Asyura juga diyakini dalam tradisi Islam sebagai waktu terjadinya berbagai peristiwa penting lain, seperti diterimanya tobat Nabi Adam, diselamatkannya Nabi Nuh dari banjir bah, serta selamatnya Nabi Ibrahim dari kobaran api Raja Namrud.
3. Tragedi Karbala (Bagi Umat Syiah)
Dalam mazhab Syiah, latar belakang Asyura sangat lekat dengan peristiwa duka. Tanggal 10 Muharram tahun 61 Hijriah (680 Masehi) merupakan hari terjadinya Pertempuran Karbala. Pada hari itu, Imam Husein bin Ali (cucu Nabi Muhammad SAW) dan para pengikutnya gugur syahid di Karbala, Irak. Umat Syiah memperingati hari ini dengan melakukan perkabungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....