Ketahui Sejarah Hari Peringatan Tragedi Trisakti
- 12 Mei 2026 13:19 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Setiap tahun pada tanggal 12 Mei Indonesia memperingati Hari Tragedi Trisakti. Berdasarkan laman Universitas Trisakti, peringatan ini merupakan bentuk penghormatan atas peristiwa penembakan mahasiswa saat aksi demonstrasi pada 12 Mei 1998.
Demo tersebut menuntut Presiden RI Soeharto agar mundur dari jabatannya. Peristiwa itu menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti dan menyebabkan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.
Keempat mahasiswa yang gugur yakni Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan dan Hendriawan Sie. Diketahui kala itu ribuan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi besar-besaran menuju Gedung Nusantara DPR/MPR, termasuk mahasiswa Universitas Trisakti.
Mereka melakukan long march secara damai dari kampus menuju lokasi aksi. Namun, pergerakan massa dihadang oleh blokade aparat kepolisian dan militer.
Situasi lantas memanas saat massa mulai mundur dan aparat bergerak maju. Aksi tersebut kemudian berubah tragis karena aparat keamanan melepaskan tembakan ke arah mahasiswa.
Peristiwa berdarah itu menjadi salah satu faktor utama yang mendorong runtuhnya rezim Orde Baru sekaligus membuka jalan lahirnya era Reformasi di Indonesia. Tragedi Trisakti juga merupakan simbol pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM) serta kebebasan menyampaikan pendapat.
Hingga kini, Tragedi Trisakti terus diperingati sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang reformasi yang telah berkorban demi masa depan bangsa. Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menegakkan kebenaran dan memperjuangkan keadilan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....