Hari Film Nasional Indonesia, Simak Latar Belakangnya

  • 30 Mar 2026 10:33 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Indonesia memperingati Hari Film Nasional (HFN) setiap tahun pada tanggal 30 Maret. Peringatan ini adalah bentuk penghormatan terhadap para insan film yang telah berkontribusi membangun industri sinema nasional.

Berdasarkan situs Badan Perfilman Indonesia (BPI), HFN adalah ajang apresiasi bagi seluruh pelaku film sekaligus perayaan atas karya-karya yang telah dihasilkan. Peringatan ini merupakan pengingat akan proses panjang perfilman Indonesia yang terus berkembang dari masa ke masa dengan beragam dinamika.

Adapun penetapan Hari Film Nasional tanggal 30 Maret tak lepas dari peristiwa penting yang terjadi pada tahun 1950. Pada tanggal itu, film panjang Indonesia diproduksi untuk pertama kalinya oleh sineas lokal.

Momen itulah yang dianggap sebagai tonggak awal berdirinya perfilman nasional yang mandiri. Film panjang pertama itu berjudul Darah dan Doa karya Usmar Ismail yang juga dikenal sebagai Bapak Perfilman Indonesia.

Melalui Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 1999 yang ditandatangani Presiden BJ Habibie, tanggal ini kemudian ditetapkan secara resmi sebagai Hari Film Nasional. Tahun ini, peringatah HFN memasuki tahun ke-76.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....