Meri Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun
- 03 Feb 2026 23:16 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kabar duka datang dari keluarga mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso. Istri almarhum, Meriyati Roeslani Hoegeng atau yang akrab disapa Eyang Meri, meninggal dunia pada Selasa 3 Februari 2026 dalam usia 100 tahun.
Eyang Meri dikenal sebagai sosok pendamping setia Jenderal Hoegeng, figur Kapolri yang dikenang luas karena integritas dan keteladanannya dalam menegakkan hukum. Kepergian Meriyati Roeslani menjadi duka bagi keluarga serta masyarakat yang mengenal kiprah keluarga Hoegeng.
Meriyati Roeslani lahir di Yogyakarta pada 23 Juni 1925, pada masa Hindia Belanda. Ia merupakan putri dari pasangan dr. Mas Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe.
Meri menikah dengan Hoegeng Iman Santoso pada tahun 1946. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai tiga orang anak. Selama mendampingi Hoegeng, Meri dikenal sebagai sosok sederhana yang turut mendukung perjalanan pengabdian suaminya dalam institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Nama keluarga Hoegeng selama ini dikenal lekat dengan nilai keteladanan, kejujuran, dan kesederhanaan dalam pelayanan kepada masyarakat. Kepergian Eyang Meri menambah daftar kehilangan sosok yang menjadi bagian dari sejarah perjalanan keluarga Hoegeng.
Hingga saat ini, belum terdapat informasi lebih lanjut terkait prosesi pemakaman almarhumah. Pihak keluarga meminta doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....