Ketahui Sejarah Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi
- 12 Des 2025 09:30 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Setiap tahun pada tanggal 12 Desember diperingati sebagai Hari Bhakti Transmigrasi. Peringatan ini menandai perjalanan panjang pembangunan bangsa melalui program transmigrasi.
Merujuk situs Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Nusa Tenggara Barat, Hari Bhakti Transmigrasi disahkan berdasarkan pelaksanaan program transmigrasi pertama pada 12 Desember 1950. Kala itu, 25 kepala keluarga (KK) atau total 98 jiwa diberangkatkan ke Lampung dan Lubuk Linggau.
| Baca juga: Sejarah Hari UFO Nasional di Indonesia |
Adapun ide tentang program transmigrasi pertama kali disampaikan oleh Presiden Soekarno melalui Harian Soeloeh Indonesia pada tahun 1927. Selanjutnya pada tahun 1946, Wakil Presiden Mohammad Hatta kembali menegaskan pentingnya program ini untuk mendukung pembangunan industrialisasi di luar Pulau Jawa.
Kala itu, transmigrasi dirancang untuk beberapa tujuan yakni memeratakan jumlah penduduk, mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan warga transmigrasi. Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara serta menjaga wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Merujuk YouTube Kementerian Transmigrasi RI, pada tahun 1951-1952, para laksar pejuang Siliwangi dari Tasikmalaya ditransmigrasikan ke Lampung. Soekarno mengharapkan program ini bisa membantu para pejuang memperoleh kehidupan yang lebih baik setelah masa kemerdekaan.
Pada era orde baru, transmigrasi menjadi program besar yang dianggap mampu mengatasi ketimpangan penyebaran penduduk dan pembangunan di Indonesia. Hingga akhir tahun 1985, lebih dari 1,1 juta orang ditransmigrasikan yang menjadikannya sebagai salah satu program pemindahan penduduk terbesar dalam sejarah Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....