Mengenal Sekolah Kedinasan, Jalur Pendidikan Langsung Jadi ASN

  • 30 Jun 2025 12:38 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Sekolah kedinasan menjadi salah satu pilihan pendidikan tinggi yang banyak diminati oleh lulusan SMA/SMK sederajat, karena menawarkan prospek kerja langsung di instansi pemerintah setelah lulus. Sekolah ini berada di bawah naungan kementerian atau lembaga tertentu, dengan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan teknis dan profesional masing-masing instansi.

Berbeda dengan perguruan tinggi umum, sekolah kedinasan memiliki ikatan dinas. Artinya, mahasiswa yang lulus akan langsung diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sesuai formasi dan kebutuhan instansi yang menaunginya.

Hal ini menjadi daya tarik utama bagi para pendaftar, karena selain pendidikan gratis atau disubsidi, ada jaminan karier setelah tamat. Beberapa contoh sekolah kedinasan di Indonesia antara lain Politeknik Keuangan Negara STAN (Kementerian Keuangan), IPDN (Kementerian Dalam Negeri), STIN (Badan Intelijen Negara), STIS (Badan Pusat Statistik), dan Politeknik Imigrasi serta Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Kementerian Hukum dan HAM).

Proses seleksi masuk sekolah kedinasan tergolong ketat dan kompetitif. Calon peserta harus mengikuti tahapan seleksi nasional yang meliputi Tes Kompetensi Dasar (TKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT), serta tes lanjutan sesuai ketentuan dari masing-masing lembaga penyelenggara, kuota penerimaan pun terbatas dan tersebar secara nasional.

Selain aspek akademik, peserta juga harus memenuhi persyaratan kesehatan, jasmani, dan integritas. Hal ini karena lulusan sekolah kedinasan tidak hanya dituntut cakap secara keilmuan, tetapi juga siap menjalankan tugas-tugas strategis di bidang pemerintahan dan pelayanan publik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....