Begini Sejarah di Balik Lagu Ibu Kita Kartini

  • 21 Apr 2025 10:36 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Setiap tahun pada tanggal 21 April di Indonesia diperingati sebagai Hari Kartini. Peringatan ini bermakna perjuangan dalam memperjuangkan emansipasi wanita.

Selain itu juga untuk mengenang sosok R A Kartini. Adapun Kartini dikenal sebagai pelopor emansipasi perempuan di Indonesia.

Berdasarkan buku berjudul W.R Supratman: Guru Bangsa Indonesia oleh Lilis Nikhwan, dijelaskan sejarah di balik lirik lagu 'Ibu Kita Kartini'. Diketahui, terciptanya lagu itu tercipta ketika Kongres Wanita Indonesia I di Yogyakarta pada 22-25 Desember 1928.

Kala Kongres dilaksanakan, perjuangan Raden Ajeng Kartini disorot. Terlebih lagi, tulisan-tulisannya yang dimuat dalam buku Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang) yang disusun seorang Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda, J.H Abendanon menyita perhatian publik.

Buku yang diterbitkan pada tahun 1911 itu menggunakan Bahasa Belanda, sehingga banyak warga pribumi kesulitan membacanya. Kemudian, pada tahun 1912, buku itu diterbitkan dalam bahasa melayu dan diberi judul 'Habis Gelap Terbitlah Terang; Boeah Pikiran'.

Dari sanalah rasa penasaran seorang WR Supratman dimulai. Supratman lantas membaca buku itu dan memutuskan menciptakan lagu Ibu Kita Kartini.

WR Supratman mengharapkan lagu yang diciptakannya mampu menjadi contoh wanita Indonesia untuk mengikuti perjuangan Kartini. Diketahui, hari lahir Kartini pada 21 April diperingati sebagai peringatan Hari Kartini.

Hal itu tertuang dalam instruksi Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia (RI) No 108 Tahun 1964, pada tanggal 2 Mei 1964. Presiden Sukarno juga menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....