Ini Sederet Fakta Tentang Brunch

  • 04 Jul 2025 22:31 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Brunch adalah gabungan dari kata "breakfast" (sarapan) dan "lunch" (makan siang). Brunch merujuk pada makanan yang disantap di antara waktu sarapan dan makan siang, biasanya sekitar pukul 10 pagi hingga 2 siang.

Istilah ini mulai populer di Inggris pada akhir abad ke-19 dan kemudian menyebar ke seluruh dunia dan menjadi pilihan populer untuk makan di akhir pekan, terutama di kalangan mereka yang ingin bersantai maupun bersosialisasi. Berikuy beberapa fakta menarik tentang brunch:

Asal-usul:

Brunch pertama kali muncul di Inggris pada akhir abad ke-19, sebagai alternatif yang lebih santai dan sosial dari makan siang tradisional yang berat.

Istilah:

Istilah "brunch" diciptakan oleh Guy Beringer pada tahun 1895, yang menggabungkan kata "breakfast" dan "lunch" dalam sebuah esai yang diterbitkan di Hunter's Weekly.

Popularitas:

Brunch menjadi sangat populer pada tahun 1900-an, terutama di kalangan kelas atas yang sering menikmati champagne, kaviar, dan makanan mewah lainnya di hotel-hotel mewah.

Perkembangan:

Seiring waktu, brunch menyebar ke kalangan yang lebih luas dan menjadi pilihan populer di berbagai tempat, termasuk restoran, kafe, dan bahkan rumah tangga.

Konteks:

Brunch sering dikaitkan dengan akhir pekan, terutama hari Minggu, ketika orang cenderung memiliki waktu luang lebih banyak dan ingin bersantai.

Menu:

Menu brunch sangat bervariasi, mulai dari hidangan sarapan klasik seperti telur, roti panggang, dan pancake, hingga hidangan makan siang seperti salad, daging panggang, dan pasta.

Minuman:

Brunch juga sering dikaitkan dengan minuman, seperti kopi, teh, jus, dan bahkan koktail seperti mimosa dan bloody mary.

Budaya:

Brunch telah menjadi bagian dari budaya makan di banyak negara, dengan restoran dan kafe yang menawarkan menu brunch khusus dan acara-acara brunch yang populer.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....