Kutchi Dabeli, Mahakarya Rempah dalam Street Food India

  • 07 Okt 2026 12:20 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – India tidak hanya dikenal dengan kekayaan rempah dan kulinernya, tetapi juga beragam jajanan kaki lima yang memiliki cita rasa khas. Salah satunya adalah Kutchi Dabeli, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Dabeli, camilan khas wilayah Kutch, Gujarat, India.

Dabeli berasal dari wilayah Kutch, khususnya Kota Mandvi. Nama “Dabeli” dalam bahasa Gujarati berarti “ditekan” atau “dipres”, merujuk pada cara penyajiannya, yakni isian dimasukkan ke dalam roti kemudian ditekan sebelum disajikan.

Sekilas, Dabeli menyerupai burger atau sandwich. Namun, cita rasanya sangat khas India dengan perpaduan rasa pedas, manis, asam, gurih, dan sedikit segar dalam satu sajian.

Dabeli dipercaya diciptakan sekitar tahun 1960-an oleh Keshavji Gabha Chudasama, yang juga dikenal dengan nama Kesha Malam, di Mandvi, Kutch. Pada awal kemunculannya, makanan ini dijual dengan harga yang sangat terjangkau, sekitar satu anna atau enam paisa.

Seiring waktu, Dabeli semakin populer. Tidak hanya dikenal di wilayah Kutch seperti Mandvi, Bhuj, dan Nakhatrana, makanan ini kemudian menyebar ke berbagai daerah di Gujarat, Mumbai, hingga sejumlah kota lainnya di India.

Perpaduan Kentang, Rempah, dan Chutney

Bahan utama Dabeli cukup sederhana. Isian utamanya berupa kentang rebus yang dihaluskan, kemudian dicampur dengan dabeli masala, yakni campuran rempah khas yang umumnya terdiri atas ketumbar, jintan, adas, cabai kering, kelapa kering, kayu manis, dan cengkeh.

Isian tersebut kemudian dimasukkan ke dalam ladi pav, yaitu roti bulat lembut yang bentuknya menyerupai roti burger.

Cita rasa Dabeli semakin kuat dengan tambahan berbagai jenis chutney. Biasanya digunakan chutney imli yang memberikan rasa asam-manis dari asam jawa dan kurma, serta chutney bawang putih dan cabai merah yang memberikan sensasi pedas.

Tidak berhenti pada isian dan saus, Dabeli juga diberi berbagai pelengkap seperti kacang tanah panggang berbumbu, biji delima, bawang bombay cincang, sev atau mi berbahan dasar kacang yang renyah, serta daun ketumbar.

Cara penyajiannya pun cukup khas. Roti dibelah, kemudian diolesi chutney sebelum diisi dengan campuran kentang berbumbu. Berbagai topping ditambahkan di atasnya, lalu roti ditekan agar seluruh bahan menyatu.

Sebelum disantap, Dabeli biasanya dipanggang atau digoreng sebentar menggunakan mentega di atas tawa. Proses tersebut membuat bagian luar roti menjadi hangat dan sedikit garing, sementara bagian dalam tetap lembut.

Rasa yang Kaya dalam Satu Gigitan

Salah satu daya tarik Dabeli adalah perpaduan teksturnya. Kelembutan kentang dan roti berpadu dengan kerenyahan kacang tanah serta sev. Biji delima memberikan sensasi segar, sementara dabeli masala dan chutney menghadirkan perpaduan rasa pedas, manis, asam, dan gurih.

Dabeli umumnya dinikmati sebagai camilan, termasuk sebagai teman minum teh pada sore hari. Hidangan ini juga termasuk makanan vegetarian dan relatif mudah dibuat di rumah.

Bagi yang ingin mencoba membuatnya sendiri, dabeli masala dapat diperoleh dalam bentuk siap pakai di sejumlah toko bahan makanan India atau dibuat sendiri menggunakan berbagai rempah.

Kesederhanaan bahan, kekayaan rempah, serta perpaduan rasa dan tekstur menjadikan Kutchi Dabeli sebagai salah satu jajanan yang menggambarkan kekayaan kuliner jalanan India. Dari Mandvi di Kutch, makanan sederhana ini kemudian berkembang menjadi camilan populer yang dikenal luas di berbagai wilayah India. (RRI/Dewa Arta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....