Sensasi 'Tofu Berbulu': Kuliner Ekstrem Tiongkok yang ternyata Bikin Nagih
- 24 Agt 2026 14:26 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja : Mao Doufu atau hairy tofu (tofu berbulu) adalah makanan khas Cina dari wilayah Huizhou/Huangshan di provinsi Anhui. Ini bukan hidangan pedas Sichuan seperti Mapo Doufu meskipun namanya mirip dan sering dibingungkan.
Apa itu Mao Doufu?
-Bahan dasar: Tahu (tofu) biasa yang difermentasi secara alami.
-Ciri khas: Dibiarkan tumbuh lapisan tipis jamur putih (mirip bulu halus) di permukaannya. Jamur ini (umumnya dari jenis Mucor) aman dikonsumsi dan justru memberikan rasa umami yang kuat, earthy, sedikit funky (mirip keju), serta tekstur creamy di dalam dan fragrant di luar.
-Asal-usul: Lahir dari iklim lembab Anhui. Dulu, tahu yang dibiarkan kadang berjamur secara alami. Alih-alih dibuang, orang menemukan bahwa fermentasi ini justru memperkaya rasa dan memperpanjang umur simpan. Sekarang sudah ada metode terkendali untuk memproduksinya.
Cara Penyajian
Biasanya tidak dimakan mentah, melainkan dimasak dengan berbagai cara:
-Digoreng (pan-fried atau deep-fried) hingga luar crispy, dalam tetap lembut — sering disajikan dengan saus celup.
-Dibrais atau direbus dalam sup/stew dengan daging babi, bebek, sayur (seperti kacang hijau atau labu), bawang putih, jahe, cabai, dan kecap.
-Rasa akhirnya gurih, umami dalam, kadang agak pedas tergantung bumbu. Cocok sebagai lauk rumahan atau street food di Anhui.
Makanan ini bagian dari kuliner Huizhou/Anhui yang terkenal dengan teknik fermentasi dan bahan lokal. Rasanya bold dan acquired taste (mungkin perlu adaptasi bagi yang baru mencoba), tapi sangat digemari sebagai makanan fungsional dan lezat di musim dingin. (RRI/Dewa Arta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....