Rujak Bebeg, Kuliner Tradisional dengan Cita Rasa Pedas Segar dan Bumbu yang Meresa

  • 07 Jul 2026 13:49 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Indonesia memiliki beragam jenis rujak dengan cita rasa dan cara penyajian yang berbeda di setiap daerah. Salah satunya adalah Rujak Bebeg, yang juga dikenal sebagai Rujak Tumbuk atau Rujak Beubeuk di beberapa wilayah.

Keunikan rujak ini terletak pada proses pembuatannya. Berbeda dengan rujak buah pada umumnya yang hanya disiram bumbu, Rujak Bebeg dibuat dengan cara menumbuk potongan buah bersama bumbu menggunakan cobek atau lumpang hingga teksturnya sedikit lumat. Proses tersebut membuat bumbu lebih meresap ke dalam buah sehingga menghasilkan cita rasa yang lebih kuat.

Buah yang digunakan umumnya bertekstur renyah, seperti kedondong, mangga muda, bengkuang, nanas, jambu air, belimbing, hingga ubi jalar. Komposisi buah dapat berbeda-beda sesuai dengan daerah maupun musim.

Sementara itu, bumbunya terdiri atas cabai rawit atau cabai merah, gula merah, terasi bakar, garam, dan asam jawa. Di beberapa daerah, bumbu juga diperkaya dengan kacang tanah goreng atau perasan jeruk nipis untuk menambah cita rasa.

Perpaduan rasa manis, pedas, asam, dan gurih dari terasi menjadikan Rujak Bebeg memiliki karakter yang khas. Tekstur buah yang ditumbuk kasar membuat setiap potongan lebih menyatu dengan bumbu, sehingga menghadirkan sensasi berbeda dibandingkan rujak buah biasa.

Rujak Bebeg dikenal sebagai salah satu kuliner tradisional masyarakat Betawi dan telah lama dijajakan oleh pedagang keliling menggunakan pikulan. Hidangan serupa juga ditemukan di wilayah Sunda dengan sebutan Rujak Beubeuk, serta di beberapa daerah di Cirebon yang memiliki variasi bahan dan bumbu sesuai tradisi setempat.

Hingga kini, Rujak Bebeg masih menjadi camilan favorit karena menawarkan kesegaran buah berpadu dengan bumbu pedas yang menggugah selera. Kuliner tradisional ini banyak dinikmati saat cuaca panas dan menjadi salah satu warisan kuliner Nusantara yang tetap bertahan di tengah berkembangnya berbagai makanan modern. (RRI/Dewa Arta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....