Keripik Kaca: Camilan Pedas Transparan yang Bikin Nagih

  • 16 Mar 2026 09:09 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Keripik kaca (juga dikenal sebagai keripik blink, kripca, atau keripik beling) adalah camilan renyah dan unik khas Indonesia yang lagi hits banget, terutama di kalangan pecinta makanan pedas. Namanya "kaca" karena tampilannya tipis banget, transparan/bening, dan berkilau seperti pecahan kaca saat kena cahaya—tapi tentu aman dimakan dan super kriuk! Teksturnya ringan, garing, mudah hancur di mulut, dan biasanya dibumbui pedas gurih (seperti balado, bon cabe, daun jeruk, atau bawang).

Beda dari keripik singkong (dari ubi kayu utuh) atau tempe/ladrang (berbasis adonan/tepes), keripik kaca ini murni dari adonan tepung tapioka yang dimasak dulu sampai mengental, lalu dipipihkan tipis, dikeringkan, dan digoreng. Asalnya dari daerah Jawa Barat (seperti Ciamis atau Sunda), tapi sekarang viral di mana-mana sebagai oleh-oleh atau camilan kekinian.

*Cara Membuat Keripik Kaca Renyah di Rumah (Anti Gagal & Super Kriuk)

Bahan-bahan (untuk ± 200–300 gram keripik jadi, varian pedas daun jeruk/balado):

-200–250 gram tepung tapioka/kanji (bahan utama, jangan ganti tepung terigu banyak-banyak)

-1–2 sdm tepung terigu (opsional, biar lebih kokoh & mudah digulung)

-300–400 ml air (sesuaikan supaya adonan pas)

-1–2 sdt garam

-1 sdt kaldu bubuk/royco (atau kaldu jamur untuk vegan)

-½–1 sdt merica bubuk atau bubuk bawang putih (opsional)

-Bumbu tambahan: bon cabe level 15–30, bubuk cabe, daun jeruk iris halus, atau bawang putih bubuk

*Untuk olesan & goreng:

-Minyak goreng banyak untuk deep fry

-Plastik lebar bersih atau plastik wrap (untuk alas pipih)

*Langkah-langkah membuat (resep sederhana & renyah tahan lama):

-Campur tepung tapioka + tepung terigu (jika pakai) + garam + kaldu + merica di panci. Tambah air sedikit demi sedikit sambil diaduk rata sampai tidak ada gumpalan.

-Masak adonan di atas api sedang ke kecil sambil terus diaduk pakai spatula kayu atau whisk. Aduk terus sampai adonan mengental, mengkilap, dan seperti lem kenyal (seperti adonan cenil atau mochi, tapi lebih padat). Matikan api, aduk lagi sampai halus & tidak lengket.

-Siapkan plastik lebar bersih, oles tipis minyak goreng supaya tidak lengket. Ambil adonan panas (hati-hati!), taruh di plastik, lalu tutup lagi dengan plastik lain. Pipihkan setipis mungkin pakai rolling pin atau gelas (semakin tipis, semakin bening & renyah). Idealnya sampai hampir transparan.

-Jemur adonan pipih di bawah sinar matahari atau kipas angin sampai kering & benar-benar bening/transparan (bisa 2–4 jam, tergantung cuaca). Kalau mau cepat, bisa oven suhu rendah 100°C atau dehidrator.

-Setelah kering, potong-potong kecil bentuk segitiga/persegi panjang pakai pisau atau gunting. Sisihkan.

-Panaskan minyak banyak dengan api sedang (sekitar 160–170°C). Goreng irisan keripik sedikit demi sedikit sampai mengembang, mengkilap, dan gelembung minyak hilang (artinya sudah kering & kriuk), biasanya 1–2 menit saja per batch. Jangan terlalu lama biar tidak gosong.

-Angkat, tiriskan di tissue dapur. Taburi bumbu pedas (bon cabe + daun jeruk + bubuk cabe) selagi masih panas supaya nempel sempurna.

-Dinginkan sepenuhnya, simpan di toples kedap udara + silica gel biar tetap renyah berminggu-minggu.

*Tips biar renyah, bening, & tahan lama:

-Pipihkan super tipis (rahasia utama biar jadi "kaca").

-Jemur sampai benar-benar kering sebelum goreng, supaya transparan & tidak alot.

-Goreng dengan minyak panas stabil & jangan overcrowded.

-Tambah sedikit minyak wijen atau margarin ke adonan untuk aroma lebih wangi.

-Variasi: campur bawang putih halus ke adonan sebelum masak, atau bikin plain lalu tabur balado setelah goreng.

-Kalau adonan terlalu encer, tambah tapioka; kalau terlalu kental, tambah air sedikit.

Selamat mencoba! Keripik kaca homemade ini biasanya lebih murah, bisa custom level pedas, dan kriuknya bikin susah berhenti ngunyah. Cocok buat stok camilan, oleh-oleh, atau ide jualan viral. Kalau pedasnya pas, pasti ketagihan terus (RRI/Dewa Arta)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....