Pepes Tlengis, Kuliner Tradisional Bali Sarat Nilai Lokal
- 10 Feb 2026 12:23 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pepes tlengis merupakan salah satu kuliner tradisional Bali yang lahir dari kebiasaan masyarakat memanfaatkan bahan makanan secara maksimal. Tlengis sendiri adalah ampas kelapa yang tersisa setelah proses pembuatan minyak kelapa tradisional.
Meski berasal dari bahan sederhana, masyarakat Bali mampu mengolahnya menjadi sajian bercita rasa khas melalui perpaduan bumbu rempah lengkap atau yang dikenal dengan base genep. Hingga kini, pepes tlengis masih dapat ditemukan di beberapa wilayah Bali, terutama pada acara keluarga maupun sajian rumahan.
Keunikan pepes tlengis tidak hanya terletak pada bahan utamanya, tetapi juga pada proses memasaknya. Ampas kelapa dicampur dengan bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, lengkuas, dan kencur, lalu dibungkus menggunakan daun pisang. Setelah itu, pepes dikukus atau dipanggang hingga aromanya keluar. Proses memasak menggunakan daun pisang memberikan aroma khas yang menambah kenikmatan rasa sekaligus menjaga kelembutan tekstur makanan.
Selain menjadi makanan sehari-hari, pepes tlengis juga mencerminkan nilai kearifan lokal masyarakat Bali yang menjunjung prinsip tidak menyia-nyiakan bahan pangan. Filosofi ini sejalan dengan konsep hidup sederhana dan selaras dengan alam. Dalam konteks masa kini, pepes tlengis bahkan dianggap relevan dengan tren gaya hidup berkelanjutan karena memanfaatkan bahan sisa menjadi hidangan bernilai konsumsi tinggi.
Meski demikian, keberadaan pepes tlengis mulai jarang dikenal generasi muda, terutama di wilayah perkotaan. Oleh karena itu, berbagai upaya pelestarian kuliner tradisional terus dilakukan, baik melalui festival makanan, promosi pariwisata, hingga pengenalan kembali melalui media sosial. Pepes tlengis bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang menunjukkan kreativitas masyarakat Bali dalam mengolah bahan sederhana menjadi hidangan yang kaya rasa dan makna.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....