Masih Bingung? Begini Langkah-Langkah Membuat Eco Enzyme Sendiri di Rumah
- 29 Sep 2026 14:05 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Eco enzyme adalah produk fermentasi dari limbah dapur organik seperti kulit buah dan sayur yang dicampur dengan gula dan air.
- Cairan ini dapat menggantikan berbagai bahan kimia pembersih rumah tangga dan membantu mengurangi tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).
- Eco enzyme dikembangkan pertama kali oleh Dr. Rosukon Poompanvong dari Thailand sebagai solusi praktis dan murah untuk mengelola limbah organik rumah tangga dengan mengandung berbagai enzim alami yang mempercepat reaksi bio-kimia di alam.
RRI.CO.ID, Singaraja - Eco enzyme merupakan hasil fermentasi dari limbah dapur organik (kulit buah dan sayur), gula, dan air. Tidak hanya membantu mengurangi tumpukan sampah di TPA, cairan ajaib ini juga bisa menggantikan berbagai bahan kimia pembersih di rumah tangga.
Cairan ini pertama kali dikembangkan oleh Dr. Rosukon Poompanvong dari Thailand sebagai solusi praktis dan murah untuk mengelola sampah organik rumah tangga. Eco enzyme mengandung berbagai enzim alami yang bekerja mempercepat reaksi bio-kimia di alam. Berikut adalah langkah-langkah membuatnya dirumah.
Bahan & Alat:
- Wadah plastik berpenutup lebar (seperti toples atau ember). Jangan gunakan wadah kaca atau logam karena fermentasi menghasilkan gas yang berisiko memecahkan kaca.
- Gula merah/molase (misal: 100 gram)
- Sampah organik kulit buah/sayur (misal: 300 gram)
- Air bersih (misal: 1 liter)
Cara Membuat:
- Campurkan Air dan Gula: Masukkan air ke dalam wadah plastik, lalu masukkan gula. Aduk hingga gula benar-benar larut.
- Masukkan Bahan Organik: Potong kecil-kecil kulit buah dan sayur agar proses fermentasi berjalan maksimal, lalu masukkan ke dalam larutan gula.
- Tutup Rapat dan Simpan: Tutup wadah dengan sangat rapat agar kedap udara (proses anaerob). Simpan di tempat yang teduh, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.
- Perawatan Bulan Pertama: Pada minggu-minggu pertama, buka tutup wadah secara perlahan beberapa detik untuk membuang gas hasil fermentasi, lalu tutup kembali dengan rapat.
- Masa Panen: Proses fermentasi membutuhkan waktu 3 bulan. Setelah 3 bulan, saring cairan eco enzymemenggunakan kain bersih. Cairan siap digunakan, sedangkan ampasnya bisa dijadikan kompos tanaman.
Membuat eco enzyme bukan hanya sekadar tren gaya hidup hijau (green lifestyle), melainkan sebuah tanggung jawab nyata untuk merawat bumi. Mulai hari ini, mari ubah sampah dapur Anda menjadi cairan kaya manfaat demi rumah yang lebih bersih dan bumi yang lebih sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....