Pilates Solusi Sehat dan Efisien bagi Ibu Muda di tengah Rutinitas
- 16 Sep 2026 13:50 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Tren olahraga di kalangan ibu muda urban kini kian bergeser ke arah aktivitas yang tidak hanya berfokus pada pembakaran kalori, tetapi juga pada pengelolaan stres dan kesehatan mental. Di tengah padatnya rutinitas mengasuh anak dan mengurus rumah tangga, olahraga pilates menjadi pilihan populer bagi para ibu muda untuk mengisi waktu luang (me-time). Aktivitas ini dinilai sangat efektif dalam memulihkan kebugaran fisik sekaligus menjadi sarana penyegaran pikiran dari kejenuhan sehari-hari.
Bagi seorang ibu muda, perubahan fisik pascamelahirkan sering kali meninggalkan berbagai keluhan, mulai dari sakit punggung bawah, postur tubuh yang membungkuk, hingga melemahnya otot inti (core muscles). Olahraga pilates hadir sebagai solusi yang aman karena mengutamakan gerakan perlahan dengan dampak rendah (low-impact). Fokus utamanya terletak pada penguatan otot perut, otot panggul, dan penyelarasan tulang belakang yang krusial bagi pemulihan postur tubuh wanita.
Gita (30), seorang ibu muda di Cirebon, Jawa Barat yang kini aktif mengikuti latihan pilates, mengaku bahwa motivasi utamanya murni untuk berolahraga. Aktivitas ini ia jadikan sebagai me-time positif di sela-sela waktu menanti anaknya, Ryu (3), pulang dari playgroup. Setelah lama tidak aktif bergerak, ia merasakan latihan ini memberikan tantangan tersendiri yang sangat ia nikmati.
| Baca juga: Birth Plan Bantu Ibu Hadapi Persalinan |
"Pilates ini bagus sekali untuk kelenturan badan dan membentuk tubuh. Enak banget, saya suka sekali. Istilahnya ini 'olahraga cantik'," ujar Gita melalui telepon pada Rabu, 16 September 2026.
Meskipun baru mengikuti lima kali pertemuan, Gita paham bahwa proses ini membutuhkan konsistensi. "Idealnya efek ke tubuh itu baru benar-benar terasa minimal setelah sepuluh kali latihan, apalagi untuk orang seperti saya yang sudah lama sekali tidak berolahraga," tambahnya.
Gita menceritakan bahwa di studio tempatnya berlatih tidak ada sesi konsultasi khusus dengan instruktur di awal kedatangan. Anggota bisa langsung datang setelah melakukan booking kelas yang diinginkan. Seluruh jadwal latihan diperbarui setiap hari melalui media sosial atau aplikasi khusus milik studio.
Pilihan kelas dan jenis alat yang tersedia pun sangat beragam dan menantang. Di sana terdapat alat reformer, chair yang biasanya digunakan untuk naik kelas dari level beginner (pemula), hingga cadillac yang digunakan untuk tingkatan yang lebih profesional karena melibatkan gerakan bergelantungan pada tiang. Untuk tahap awal, Gita memilih kelas beginner dan kelas booty yang fokus pada area pinggul ke bawah, sebelum nantinya menaikkan intensitas ke kelas intermediate atau kelas khusus perbaikan postur tulang.
Kendati merasakan manfaat yang besar, Gita tidak menampik bahwa biaya olahraga ini relatif mahal, dengan tarif mencapai Rp150.000 untuk sekali kedatangan. Guna menyiasati pengeluaran tersebut sekaligus mendapatkan bentuk tubuh ideal, ia pun menyusun strategi kombinasi latihan.
"Lumayan juga harganya. Jika dibandingkan dengan gym, hitungannya pilates ini memang jauh lebih mahal. Karena itu, kalau benar-benar ingin bentuk tubuh yang bagus, harus diimbangi dengan latihan beban (strength) lewat gym. Ke depannya, latihan pilates ini rencananya akan saya kombinasi atau mix dengan olahraga lain seperti gym dan padel, atau mencoba hammock agar pengeluaran tetap seimbang tetapi kebugaran tubuh tetap terjaga," ujar Gita menutup perbincangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....