Buah Langka Kaya Khasiat, Delima Putih Kian Sulit Ditemukan

  • 14 Sep 2026 13:03 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Keberadaan buah delima putih (Punica granatum) kini kian langka dan jarang ditemui di pasar-pasar tradisional maupun modern Indonesia. Varian delima ini mulai tergeser oleh kepopuleran delima merah, padahal buah ini menyimpan segudang manfaat kesehatan yang luar biasa bagi tubuh.

Meskipun warnanya tidak sepekat varietas merah, delima putih memiliki cita rasa yang cenderung jauh lebih manis dengan sensasi sepat yang khas. Sensasi tersebut hadir berkat kandungan senyawa flavonoid dan polifenol tinggi yang berfungsi sebagai antioksidan penangkal radikal bebas.

Secara tradisional dan medis, delima putih dipercaya memiliki khasiat spesifik untuk mendukung kesehatan reproduksi wanita. Menurut artikel kesehatan resmi dari platform medis Halodoc, varietas ini memiliki khasiat yang sangat baik bagi kesehatan reproduksi: "Secara tradisional, delima putih digunakan untuk membantu mengurangi lendir berlebih dan gejala keputihan. Sifat anti-inflamasi dan antimikroba alami dari buah ini dapat berkontribusi dalam menjaga kesehatan vagina."

Selain bermanfaat bagi organ intim wanita, kandungan serat tingginya terbukti efektif melancarkan pencernaan, menurunkan kolesterol jahat, serta menjaga kestabilan tekanan darah. Kalium dan antioksidan di dalamnya juga berkontribusi langsung dalam mencegah risiko penyakit kardiovaskular secara dini.

Sayangnya, potensi kesehatan tersebut berbanding terbalik dengan ketersediaan pohonnya akibat berkurangnya minat petani dalam membudidayakannya secara massal. Konsumen yang lebih memilih delima merah membuat pohon delima putih kini umumnya hanya dapat ditemukan di pekarangan rumah pedesaan atau kebun herbal skala kecil.

Para ahli gizi menyarankan agar delima putih dikonsumsi dalam kondisi segar, baik langsung beserta bijinya maupun diekstrak menjadi jus murni tanpa tambahan pemanis. Menjaga kelestarian tanaman langka ini di pekarangan rumah menjadi langkah bijak untuk investasi kesehatan keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....