Pola Hidup Sehat Jadi Kunci Mencegah Gagal Jantung

  • 07 Sep 2026 19:38 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Pola hidup sehat merupakan langkah penting dalam mencegah gagal jantung menurut dr. I Ketut Susila dari RRI Singaraja.
  • Masyarakat harus mengendalikan faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, dan obesitas.
  • Dialog Indonesia Sehat di Studio Pro 1 RRI Singaraja pada 4 September 2026 menjadi forum edukasi kesehatan jantung bagi masyarakat.

RRI.CO.ID, Singaraja - Menerapkan pola hidup sehat menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah gagal jantung. Masyarakat diminta mengendalikan berbagai faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, serta obesitas.

Hal tersebut disampaikan dr. I Ketut Susila, Sp.JP(K)., FIHA., FAsCC, dalam Dialog Indonesia Sehat yang berlangsung di Studio Pro 1 RRI Singaraja, Jumat , 4 September 2026.

Ia menjelaskan, sejumlah faktor risiko penyakit jantung kerap tidak menimbulkan gejala. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala diperlukan agar kondisi seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi dapat diketahui lebih awal dan segera dikendalikan.

“Kalau diabetes, makanya ada program cek kesehatan berkala. Nah, di situlah ketemu. Oh ternyata saya ada peningkatan, dari prediabetes menjadi diabetes. Nah itu sudah dilakukan intervensi dan terapi,” ujar dr. I Ketut Susila.

Untuk menjaga kesehatan jantung, ia menganjurkan masyarakat melakukan aktivitas fisik secara rutin, tidak merokok, serta mengontrol penyakit penyerta sesuai anjuran dokter. Pola makan juga perlu diperhatikan, khususnya dengan membatasi konsumsi garam.

“Jadi memang kalau sudah mempunyai penyakit jantung, apapun namanya, tentu yang paling bagus adalah pola hidup sehat. Misalnya rajin olahraga, olahraga yang aerobik, apakah itu jalan, naik sepeda, itu diusahakan 2-3 kali seminggu,” kata dr. I Ketut Susila menambahkan.

Selain olahraga, masyarakat juga diingatkan menjaga berat badan ideal serta menghindari kebiasaan yang dapat memperbesar risiko gangguan jantung. Deteksi dini dan pengendalian faktor risiko dinilai penting agar penyakit jantung tidak berkembang menjadi gagal jantung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....