Manfaat Minum Rimpang Hangat: Jahe, Kunyit, dan Lengkuas yang Bisa Jadi Pilihan Minum

  • 31 Agt 2026 21:45 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Indonesia memiliki kekayaan tanaman rimpang yang beragam seperti jahe, kunyit, dan lengkuas yang telah digunakan sejak lama dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
  • Tanaman rimpang tidak hanya berfungsi sebagai bumbu masakan tetapi juga diolah menjadi minuman hangat yang berkhasiat untuk kesehatan.
  • Minuman rimpang dibuat melalui cara tradisional dengan merebus atau menyeduh irisan rimpang menggunakan air panas, menghasilkan rasa dan aroma khas yang unik untuk setiap jenis.

RRI.CO.ID, Singaraja - Indonesia dikenal memiliki beragam tanaman rimpang yang sejak lama digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Jahe, kunyit atau kunir, hingga lengkuas tidak hanya menjadi bumbu masakan, tetapi juga kerap diolah menjadi minuman hangat.

Minuman berbahan rimpang biasanya dibuat dengan cara merebus atau menyeduh irisan rimpang menggunakan air panas. Rasanya khas, mulai dari pedas dan hangat pada jahe hingga aroma kuat dari kunyit dan lengkuas.

Selain memberikan sensasi hangat, beberapa jenis rimpang juga mengandung senyawa bioaktif yang sedang banyak diteliti karena potensinya bagi kesehatan. Lantas, apa saja manfaat yang bisa diperoleh?

1. Jahe, Memberikan Sensasi Hangat dan Membantu Pencernaan

Jahe merupakan salah satu rimpang yang paling populer untuk dibuat menjadi minuman hangat.

Jahe mengandung senyawa seperti gingerol yang memberikan rasa pedas sekaligus menjadi salah satu komponen bioaktif utama di dalamnya.

Konsumsi jahe dapat membantu meredakan mual pada kondisi tertentu dan bagi sebagian orang memberikan rasa nyaman pada saluran pencernaan.

Minuman jahe hangat juga sering dikonsumsi ketika tubuh terasa kurang nyaman atau saat cuaca dingin karena memberikan sensasi hangat.

Namun, jahe bukan berarti dapat menyembuhkan semua gangguan pencernaan. Jika keluhan seperti mual atau nyeri perut terus berulang, penyebabnya tetap perlu diperiksa.

2. Kunyit atau Kunir, Kaya Senyawa Kurkumin

Kunyit atau yang juga dikenal sebagai kunir memiliki warna kuning-oranye yang khas.

Warna tersebut berasal dari kelompok senyawa yang disebut kurkuminoid, termasuk kurkumin. Senyawa ini banyak diteliti karena memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi dalam penelitian.

Kunyit dapat dikonsumsi sebagai bagian dari makanan maupun minuman.

Meski demikian, mengonsumsi air rebusan kunyit tidak dapat dianggap sebagai pengganti obat untuk mengatasi penyakit tertentu. Jumlah kurkumin yang diperoleh dari minuman rumahan juga dapat berbeda-beda tergantung jumlah dan cara pengolahannya.

3. Lengkuas, Bukan Hanya untuk Bumbu Masakan

Lengkuas juga termasuk rimpang yang sudah lama digunakan dalam masakan Indonesia.

Aromanya yang kuat membuat lengkuas sering digunakan untuk memberikan cita rasa pada berbagai hidangan. Rimpang ini juga mengandung sejumlah senyawa bioaktif yang menjadi objek penelitian.

Mengonsumsi lengkuas dalam jumlah wajar sebagai bagian dari makanan atau minuman dapat menjadi salah satu cara menikmati keragaman bahan pangan nabati.

Namun, seperti halnya rimpang lainnya, jangan menjadikan air rebusan lengkuas sebagai pengganti pengobatan medis.

4. Minuman Hangat Membantu Tubuh Terasa Lebih Nyaman

Selain kandungan rimpangnya, suhu minuman juga memberikan pengalaman tersendiri.

Minuman hangat dapat memberikan sensasi nyaman pada tenggorokan dan tubuh, terutama ketika dikonsumsi pada pagi atau malam hari.

Namun, manfaat tersebut tidak berarti minuman harus dikonsumsi dalam kondisi sangat panas. Sebaiknya tunggu hingga suhunya cukup nyaman agar tidak melukai mulut dan tenggorokan.

5. Bisa Menjadi Alternatif Minuman Tinggi Gula

Rimpang hangat juga dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin mengurangi konsumsi minuman manis.

Jahe, kunyit, dan lengkuas dapat direbus dengan air kemudian dikonsumsi tanpa tambahan gula. Jika ingin rasa lebih manis, penggunaan gula sebaiknya tetap dibatasi.

Hal ini penting karena manfaat dari minuman rimpang bisa berkurang jika justru dikonsumsi dengan tambahan gula dalam jumlah berlebihan.

Bagaimana Cara Membuatnya?

Cara membuat minuman rimpang cukup sederhana.

Cuci bersih jahe, kunyit, atau lengkuas, kemudian iris tipis. Rebus beberapa potong rimpang dengan air hingga aromanya keluar. Setelah itu, saring dan tunggu hingga suhunya cukup nyaman untuk diminum.

Rimpang juga dapat dikombinasikan, misalnya jahe dengan kunyit. Namun, tidak perlu menggunakan terlalu banyak bahan sekaligus.

Untuk konsumsi sehari-hari, yang terpenting adalah memperhatikan kebersihan bahan, jumlah konsumsi, serta respons tubuh.

Tidak Semua Orang Cocok Mengonsumsi Rimpang dalam Jumlah Banyak

Meski berasal dari bahan alami, bukan berarti rimpang selalu aman dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat secara rutin sebaiknya berhati-hati, terutama jika ingin mengonsumsi rimpang dalam bentuk pekat atau suplemen.

Jika sedang menjalani pengobatan, sedang hamil, atau memiliki keluhan kesehatan tertentu, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum menjadikan minuman herbal sebagai konsumsi rutin dalam jumlah besar.

Pada akhirnya, jahe, kunyit, kunir, dan lengkuas dapat menjadi bagian dari pola makan yang beragam. Minuman rimpang hangat bukan minuman ajaib yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit, tetapi bisa menjadi pilihan minuman sederhana yang memberikan rasa hangat sekaligus menambah variasi konsumsi bahan pangan alami.

Jadikan rimpang sebagai pelengkap pola hidup sehat, bukan pengganti pengobatan yang dibutuhkan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....