Tidak Disadari, Ini Penyebab Asam Urat Paling Sering
- 31 Agt 2026 08:13 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Buleleng - Asam urat sering dianggap hanya berkaitan dengan kebiasaan mengonsumsi daging atau makanan laut. Padahal, meningkatnya kadar asam urat dalam tubuh dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pola makan, gaya hidup hingga kemampuan ginjal dalam membuang asam urat.
Asam urat merupakan zat sisa yang terbentuk ketika tubuh memecah purin. Purin sendiri merupakan senyawa alami yang terdapat di dalam tubuh dan juga ditemukan pada sejumlah makanan.
Dalam kondisi normal, asam urat akan disaring oleh ginjal dan dikeluarkan melalui urine. Namun, ketika tubuh memproduksi asam urat terlalu banyak atau ginjal tidak mampu membuangnya secara optimal, kadar asam urat dapat meningkat dalam darah. Kondisi ini dikenal sebagai hiperurisemia dan pada sebagian orang dapat berkembang menjadi gout atau penyakit asam urat.
1. Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Tinggi Purin
Salah satu penyebab yang paling sering dikaitkan dengan meningkatnya kadar asam urat adalah konsumsi makanan tinggi purin secara berlebihan.
Jeroan seperti hati, ginjal, usus dan babat termasuk makanan yang perlu dibatasi. Selain itu, beberapa jenis makanan laut dan daging tertentu juga memiliki kandungan purin yang cukup tinggi.
Jika dikonsumsi terlalu sering dan dalam jumlah berlebihan, makanan tersebut dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh.
2. Sering Mengonsumsi Minuman Manis
Bukan hanya makanan tinggi purin yang perlu diperhatikan. Minuman dengan kandungan gula tinggi juga dapat berpengaruh terhadap kadar asam urat.
Minuman manis yang mengandung fruktosa dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh. Karena itu, kebiasaan mengonsumsi minuman manis dalam jumlah banyak dan terlalu sering sebaiknya dikurangi.
Minuman bersoda, minuman kemasan dan minuman dengan tambahan gula menjadi beberapa jenis yang perlu diperhatikan.
3. Konsumsi Alkohol
Alkohol juga dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko masalah asam urat.
| Baca juga: Mengenal Purin dan Penyebab Asam Urat Tinggi |
Konsumsi alkohol dapat mengganggu proses pembuangan asam urat melalui ginjal. Akibatnya, asam urat dapat lebih mudah menumpuk di dalam tubuh dan meningkatkan risiko serangan gout.
4. Kurang Minum Air
Asupan cairan juga tidak boleh diabaikan. Ginjal membutuhkan cairan yang cukup untuk membantu membuang berbagai zat sisa dari tubuh, termasuk asam urat.
Kebiasaan kurang minum dapat membuat proses pengeluaran asam urat tidak optimal. Karena itu, mencukupi kebutuhan cairan sehari-hari menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh.
5. Gangguan Fungsi Ginjal
Tidak semua kasus asam urat tinggi disebabkan oleh makanan.
Ginjal memiliki peran penting dalam mengeluarkan asam urat dari tubuh. Jika fungsi ginjal terganggu, kemampuan tubuh untuk membuang asam urat juga dapat menurun sehingga kadarnya meningkat dalam darah.
Hal ini menunjukkan bahwa seseorang yang mengalami kadar asam urat tinggi perlu memperhatikan kondisi kesehatan secara keseluruhan, bukan hanya pola makan.
6. Kurang Bergerak dan Gaya Hidup Tidak Sehat
Pola hidup yang kurang aktif juga perlu menjadi perhatian. RRI.CO.ID mencatat bahwa kebiasaan jarang berolahraga dapat menjadi salah satu faktor yang memperburuk kondisi asam urat, terutama jika disertai pola makan yang kurang sehat.
Aktivitas fisik secara rutin dapat membantu menjaga berat badan dan mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
7. Faktor Genetik dan Kondisi Medis
Faktor keturunan juga dapat berperan dalam meningkatkan risiko seseorang mengalami asam urat.
Selain itu, kondisi medis tertentu dan penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat memengaruhi kadar asam urat dalam tubuh. Karena itu, seseorang dengan kadar asam urat tinggi sebaiknya tidak hanya mengandalkan perubahan pola makan, tetapi juga melakukan pemeriksaan kesehatan apabila keluhan terus berulang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....