Hari Hepatitis Sedunia Jadi Momentum Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini

  • 31 Jul 2026 20:35 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Peringatan Hari Hepatitis Sedunia pada 28 Juli merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya hepatitis, terutama hepatitis B dan C.
  • Hepatitis B dan C sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga sering disebut sebagai silent disease atau penyakit yang berkembang tanpa gejala yang jelas.
  • Dialog Indonesia Sehat dengan topik 'Hepatitis: Let's Break It Down' yang disiarkan Pro 1 RRI Singaraja pada Jumat, 31 Juli 2026, menjadi wadah untuk edukasi kesehatan hati kepada masyarakat luas.

RRI.CO.ID, Singaraja - Peringatan Hari Hepatitis Sedunia setiap tanggal 28 Juli menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya hepatitis, khususnya hepatitis B dan C yang kerap tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Hal tersebut disampaikan dalam Dialog Indonesia Sehat bertopik "Hepatitis: Let's Break It Down" yang disiarkan Pro 1 RRI Singaraja, Jumat, 31 Juli 2026.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Made Widiastika, Sp.PD., FINASIM, menjelaskan hepatitis sering disebut sebagai silent disease atau penyakit yang berkembang tanpa gejala yang jelas hingga terjadi kerusakan hati.

Menurutnya, rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan menjadi salah satu penyebab banyak kasus baru diketahui saat sudah memasuki stadium lanjut.

"Hepatitis B dan C merupakan penyakit yang bisa tidak bergejala dalam waktu lama. Karena itu, masyarakat perlu lebih sadar untuk melakukan pemeriksaan sejak dini, terutama jika memiliki faktor risiko," ujar dr. Made Widiastika.

Ia menambahkan, pemeriksaan laboratorium seperti HBsAg dan Anti-HCV dapat dilakukan meski seseorang merasa sehat.

"Semua orang memiliki risiko terinfeksi hepatitis. Bila merasa memiliki faktor risiko, segera lakukan pemeriksaan agar penyakit dapat diketahui lebih awal dan ditangani dengan tepat," kata dr. Made Widiastika menambahkan.

Melalui peringatan Hari Hepatitis Sedunia, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mengenali gejala, melakukan deteksi dini, serta tidak takut memeriksakan diri demi mencegah komplikasi penyakit hati yang lebih serius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....