Demam Turun Bukan Berarti Sembuh, Waspadai Fase Kritis DBD

  • 14 Jun 2026 15:16 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Masyarakat diimbau untuk tidak langsung menganggap sembuh saat demam akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai menurun. Pasalnya, kondisi tersebut justru dapat menandakan pasien memasuki fase kritis yang berisiko menimbulkan komplikasi serius.

Dokter Umum RSUD Kabupaten Buleleng, dr. Nyoman Triska Ariyanti, menjelaskan DBD merupakan penyakit infeksi yang disebabkan virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes.

"Fase kritis biasanya terjadi pada hari keempat hingga keenam setelah demam muncul. Saat itulah demam mulai turun, tetapi risiko kebocoran plasma, perdarahan, hingga syok justru meningkat," ujarnya.

Menurutnya, masyarakat perlu mengenali tanda bahaya seperti muntah terus-menerus, lemas berat, mimisan, gusi berdarah, buang air besar berwarna hitam, hingga tangan dan kaki terasa dingin.

Ia menegaskan, pasien yang mengalami gejala tersebut harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Yang paling penting adalah mengetahui demam sudah berlangsung berapa hari dan segera memeriksakan diri jika muncul tanda-tanda bahaya," katanya.

Selain itu, pasien DBD dianjurkan memperbanyak asupan cairan, terutama minuman yang mengandung elektrolit dan glukosa untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama masa perawatan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....