Jagung Ketan Hitam: "Superfood" Lokal Lezat dan Kaya Manfaat
- 09 Jun 2026 14:09 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja : Jagung ketan hitam (juga dikenal sebagai jagung pulut hitam atau jagung ketan ungu) adalah varietas jagung khusus yang bijinya berwarna hitam keunguan gelap. Nama "ketan hitam" merujuk pada teksturnya yang kenyal, lengket, dan pulen seperti ketan (sticky rice/glutinous rice), bukan seperti jagung biasa yang lebih renyah atau bertepung.
Ciri-ciri Utama
-Warna: Biji berwarna hitam/ungu gelap karena kandungan antosianin yang tinggi (pigmen alami antioksidan, sama seperti pada blueberry atau ketan hitam).
-Tekstur: Saat dimasak, bijinya lengket, kenyal, dan chewy (mirip mochi atau ketan), bukan empuk berair seperti jagung manis biasa. Rasanya manis subtle/legit, tidak terlalu manis.
-Ukuran: Tongkol biasanya sedang (17–22 cm), dengan biji mengkilap dan rapi.
-Jenis: Termasuk dalam kelompok waxy corn (jagung ketan) yang kandungan amilopektin-nya tinggi dan amilosa rendah, sehingga bersifat lengket.
Asal dan Penanaman
Jagung ini berasal dari varietas Zea mays yang pigmennya ungu. Sudah dibudidayakan di Indonesia (misalnya di Denpasar, Jogja, dan berbagai daerah), serta ada varietas serupa dari Cina atau Jepang (Japanese Black Sticky Corn). Tanamannya relatif mudah, umur panen sekitar 70–90 hari, dan produktivitasnya bisa tinggi (contoh: 17,5 ton/ha di Denpasar).
Manfaat Kesehatan
Karena kaya antosianin dan antioksidan:
-Meningkatkan kekebalan tubuh.
-Baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.
-Membantu mengontrol gula darah (cocok untuk diabetes karena indeks glikemik relatif rendah).
-Berpotensi mengurangi risiko kanker (terutama usus besar) dan penuaan dini.
-Kandungan protein lebih tinggi (bisa 20% lebih banyak daripada jagung kuning).
Cara Mengolah dan Konsumsi
-Rebus, kukus, atau bakar → paling enak langsung dimakan sebagai camilan.
-Digunakan untuk salad, sup, porridge, atau olahan manis seperti cake chiffon, puding, dll.
-Mirip jagung ketan kuning, tapi dengan warna dan nutrisi ekstra dari antosianin.
Jagung ini termasuk pangan fungsional yang unik dan semakin populer di Indonesia sebagai alternatif jagung biasa yang lebih sehat dan menarik. (RRI/Dewa Arta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....