Generasi Z Dinilai Sulit Memisahkan Waktu Kerja dan Kehidupan Pribadi

  • 22 Mei 2026 07:49 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Work life balance menjadi salah satu isu yang semakin banyak dibahas di kalangan generasi muda, khususnya Generasi Z yang hidup di tengah perkembangan teknologi digital dan budaya kerja serba cepat. Kemudahan akses pekerjaan melalui gadget membuat batas antara waktu kerja dan kehidupan pribadi menjadi semakin tipis.

Hal tersebut dibahas dalam program POS JAGA (Pengen Ngobrol Sambil Jaga Malam) Pro 2 RRI Singaraja pada Kamis, 21 Mei 2026 dalam segmen Obrolan Bareng Psikolog dengan menghadirkan narasumber I Gde Dhika Widarnandana, S.Psi., M.Psi., Psikolog.

Dalam dialog tersebut, Dhika menjelaskan bahwa work life balance bukan berarti seseorang menghindari pekerjaan atau mengurangi tanggung jawab. Menurutnya, konsep tersebut lebih menekankan pada kemampuan seseorang untuk tetap produktif tanpa mengorbankan kesehatan fisik, mental, maupun kehidupan pribadinya.

“Secara sederhana, work life balance berarti seseorang tetap dapat bekerja atau belajar dengan baik tanpa mengorbankan kesehatan fisik, kesehatan mental, maupun kehidupan pribadinya. Jadi bukan berarti seseorang harus bekerja sedikit atau menghindari tanggung jawab, melainkan bagaimana seseorang mampu menjalani pekerjaan secara produktif sambil tetap memiliki kualitas hidup yang baik,” jelasnya.

Dhika juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi Generasi Z saat ini, yaitu sulitnya memisahkan waktu kerja dengan waktu pribadi akibat perkembangan teknologi digital. Menurutnya, pekerjaan yang kini dapat diakses kapan saja melalui smartphone maupun laptop membuat banyak orang terus bekerja tanpa mengenal batas waktu.

“Salah satu tantangan terbesar Generasi Z adalah sulit memisahkan waktu kerja dengan waktu pribadi. Karena pekerjaan bisa dilakukan melalui gadget kapan saja, banyak orang akhirnya bekerja tanpa mengenal waktu,” tambahnya.

Melalui pembahasan tersebut, generasi muda diharapkan mulai lebih sadar pentingnya menjaga keseimbangan hidup dengan mengatur waktu istirahat, membatasi penggunaan gadget untuk pekerjaan di luar jam produktif, serta tetap menyediakan waktu untuk diri sendiri maupun keluarga demi menjaga kesehatan mental dan kualitas hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....