Umbi Porang: Superfood Lokal Kaya Manfaat dan Mendunia

  • 27 Apr 2026 13:11 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Ubi porang (atau sering disebut hanya porang) adalah umbi dari tanaman iles-iles atau coblok dengan nama ilmiah Amorphophallus muelleri Blume. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Araceae (sejenis talas-talasan) dan merupakan tanaman umbi-umbian endemik Indonesia yang tumbuh liar di hutan tropis, pinggiran hutan, atau lahan kering di bawah naungan pohon.

Ciri-ciri Tanaman Porang

-Bentuk tanaman: Herba dengan tinggi bisa mencapai 1,5 meter. Daunnya tunggal, besar, dan bertangkai panjang yang sering bermotif.

-Umbi: Bagian utama yang dimanfaatkan. Umbi porang berbentuk bulat atau agak pipih, tumbuh di dalam tanah, dan bisa menghasilkan umbi anak (bulbil) di pangkal tangkai daun.

-Habitat: Tumbuh optimal di dataran rendah hingga 800 mdpl (ideal 100–600 mdpl), di lahan kering atau tumpang sari dengan tanaman keras. Tanaman ini toleran naungan dan relatif mudah dibudidayakan.

-Porang sering disamakan dengan suweg atau walur karena mirip, tapi spesiesnya berbeda.Kandungan Utama Ubi PorangUmbi porang kaya akan glucomannan (serat alami yang larut dalam air, mirip dengan konjac glucomannan dari Jepang/China). Kandungan glucomannan bisa mencapai 20–65% (bahkan hingga 80%+ setelah diolah menjadi tepung murni).

Selain itu, umbi mengandung:

*Karbohidrat tinggi (pati, serat kasar, gula).

*Protein, lemak, mineral (kalsium, kalium, zat besi, dll.).

*Vitamin (termasuk beta-karoten).

*Glucomannan inilah yang membuat porang berharga, karena bisa membentuk gel saat dicampur air.

Catatan penting: Umbi mentah mengandung kalsium oksalat yang bisa menyebabkan gatal atau iritasi. Oleh karena itu, porang harus diolah dengan benar (direndam, direbus, atau diekstrak) sebelum dikonsumsi atau diolah lebih lanjut.

Manfaat dan Penggunaan Ubi Porang

-Pangan dan Kesehatan:

Rendah kalori, tinggi serat → cocok untuk diet, pengganti nasi (bisa dibuat beras porang/shirataki), mie, jelly, atau makanan rendah gula.

-Membantu menurunkan berat badan (cepat kenyang, memperlambat pengosongan lambung).

-Mengontrol gula darah (baik untuk diabetes), menurunkan kolesterol, melancarkan pencernaan (mencegah sembelit), dan mendukung kesehatan jantung.

Industri:

-Tepung porang digunakan sebagai pengental, pengemulsi, pembuat gel (jelly, kosmetik), lem ramah lingkungan, penjernih air, bahkan bahan pakan ternak atau farmasi.

-Diekspor dalam bentuk chips kering atau tepung untuk diolah lebih lanjut di negara tujuan (seperti China, Jepang, Eropa).

-Porang sering disebut "umbi ajaib" karena nilai ekonominya tinggi. Harga umbi basah sekitar Rp4.000–15.000/kg, sementara yang sudah dikeringkan (chips) bisa lebih mahal, dan tepung glucomannan murni jauh lebih tinggi lagi.

Indonesia menjadi salah satu produsen porang terbesar, dengan nilai ekspor miliaran rupiah per tahun.Budidaya Porang di Indonesia Tanaman ini banyak dibudidayakan di Jawa (terutama Jawa Timur), Bali, NTB, Sumatra, dan Kalimantan. Cocok sebagai tanaman sela di hutan rakyat atau lahan marginal. Budidaya relatif murah dan ramah lingkungan karena bisa tumpang sari.

Jika kamu ingin menanam atau mengolahnya, pastikan memilih umbi berkualitas dan mengikuti proses pengolahan yang benar untuk mengurangi oksalat. Secara singkat, ubi porang adalah umbi super serbaguna yang kaya glucomannan, bermanfaat untuk kesehatan sekaligus punya nilai ekonomi tinggi sebagai komoditas ekspor Indonesia. (RRI/Dewa Arta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....