Kacang Kara: Si Sederhana yang Kaya Manfaat dan Nutrisi

  • 14 Apr 2026 08:00 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja- Kacang kara (atau sering disebut kacang koro, kara, biduk, bado, atau kacang komak) adalah sejenis tanaman kacang-kacangan dari famili Fabaceae (Leguminosae). Nama ilmiahnya adalah Lablab purpureus.

Dikutip dari alodokter.com, berikut adalah ciri-ciri utama kacang kara

-Bentuk tanaman: Merambat atau memanjat, dengan daun dan bunga yang biasanya berwarna ungu atau putih.

-Buah/polong: Berbentuk pipih (agak datar), panjang, dan biasanya dikonsumsi sebagai sayuran ketika masih muda.

-Biji: Bisa dimakan ketika muda atau tua. Biji yang sudah tua sering digunakan sebagai bahan membuat tempe atau olahan lain.

Penggunaan lain: Selain sebagai pangan, tanaman ini bagus untuk pakan ternak, pupuk hijau, penutup tanah, dan bahkan tanaman hias.

Tanaman ini mudah dibudidayakan, cepat tumbuh, dan cocok untuk kebun kecil atau lahan pekarangan di daerah tropis seperti Indonesia. Cara Konsumsi Polong muda dan daunnya biasa diolah menjadi sayur kara (ditumis, direbus, atau dicampur masakan). Di beberapa daerah (misalnya Lombok), ada olahan khas seperti pedis panas dari kacang ini. Biji tuanya bisa dibuat tempe atau camilan setelah diolah dengan benar.

Catatan Penting

Kacang kara mengandung zat alami (seperti asam sianida dalam kadar rendah) yang bisa beracun jika dimakan mentah dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, sebaiknya dimasak matang terlebih dahulu untuk menghilangkan zat tersebut agar aman dikonsumsi.

Perbedaan dengan Kacang Lain

Kadang ada kebingungan nama karena di Indonesia ada beberapa jenis "kara":

-Kacang kara/koro → biasanya merujuk ke Lablab purpureus (polong pipih).

-Kacang kratok/kekara → Phaseolus lunatus (lima beans/butter beans).

-Kacang koro pedang → Canavalia ensiformis atau Canavalia gladiata (polong panjang seperti pedang, bijinya lebih besar).

Jika kamu lihat di pasar atau kebun, yang paling sering disebut "kacang kara" untuk sayuran adalah yang polongnya pipih dari Lablab purpureus.Kacang ini kaya nutrisi (protein, zat besi, vitamin A & C) dan sering disebut-sebut punya manfaat untuk kesehatan, seperti membantu cegah anemia, meski bukan pengganti obat. (RRI/Dewa Arta)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....