Alergi Seafood pada Bayi, Orang Tua Perlu Waspada sejak MPASI
- 31 Mar 2026 13:58 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Alergi seafood pada bayi menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai oleh orang tua, terutama saat masa pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). Meskipun seafood seperti ikan, udang, cumi, dan kerang dikenal kaya akan protein serta asam lemak omega-3 yang baik untuk tumbuh kembang, pada beberapa bayi makanan ini justru dapat memicu reaksi alergi. Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh bayi menganggap protein dalam seafood sebagai zat berbahaya, sehingga memicu reaksi perlindungan yang berlebihan.
Gejala alergi seafood pada bayi dapat muncul dalam waktu singkat setelah dikonsumsi, mulai dari ruam merah pada kulit, gatal-gatal, muntah, diare, hingga pembengkakan pada wajah, bibir, atau mata. Dalam kondisi tertentu, reaksi alergi juga bisa berkembang menjadi lebih serius seperti kesulitan bernapas yang membutuhkan penanganan medis segera. Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk memperkenalkan seafood secara bertahap, dimulai dalam porsi kecil, serta menerapkan jeda waktu beberapa hari sebelum mengenalkan jenis makanan baru lainnya guna memantau reaksi pada bayi.
Pencegahan juga dapat dilakukan dengan memastikan seafood yang diberikan dalam kondisi segar dan dimasak hingga matang sempurna, serta memperhatikan riwayat alergi dalam keluarga. Jika bayi menunjukkan tanda-tanda alergi setelah mengonsumsi seafood, sebaiknya segera hentikan pemberian makanan tersebut dan konsultasikan dengan tenaga medis. Dengan pengenalan makanan yang tepat dan kewaspadaan sejak dini, risiko alergi seafood pada bayi dapat diminimalkan sehingga tumbuh kembang anak tetap optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....