Tantangan Perempuan Bali dalam Menjalankan Peran Ganda
- 10 Mar 2026 20:12 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Perempuan Bali dinilai memiliki peran yang sangat kompleks dalam kehidupan keluarga maupun sosial. Selain menjalankan peran sebagai ibu dan pengasuh anak, banyak perempuan juga harus bekerja serta terlibat dalam aktivitas adat dan keagamaan.
Luh Irma Susanthi, menyampaikan bahwa dalam realitas sosial di Bali, perempuan seringkali menghadapi tuntutan untuk menjadi sosok yang “lebih kuat” dalam berbagai situasi. Mereka tidak hanya bertanggung jawab terhadap rumah tangga, tetapi juga aktif dalam kegiatan adat serta membantu perekonomian keluarga.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat perempuan membutuhkan dukungan yang lebih besar dari lingkungan keluarga, terutama dari pasangan.
“Perempuan juga manusia yang memiliki keterbatasan. Mereka membutuhkan ruang untuk beristirahat, menenangkan diri, dan mendapatkan dukungan emosional,” ujarnya.
Irma menilai bahwa keharmonisan keluarga sangat bergantung pada kerja sama antara suami dan istri. Dalam keluarga, laki-laki dan perempuan memiliki peran yang saling melengkapi untuk menjaga keseimbangan kehidupan rumah tangga.
Ia juga menekankan bahwa anak-anak akan belajar dari perilaku orang tua di rumah. Lingkungan keluarga yang harmonis akan memberikan rasa aman bagi anak dalam proses tumbuh kembangnya.
“Anak melihat orang tuanya sebagai cermin pertama. Jika orang tua mampu menunjukkan sikap saling menghargai dan bekerja sama, maka anak akan belajar nilai yang sama,” ujarnya.
ia juga mengatakan bahwa tidak semua perempuan memiliki kondisi kehidupan yang sama. Ada perempuan yang menghadapi tantangan seperti tekanan ekonomi, konflik rumah tangga, hingga kekerasan dalam keluarga.
Karena itu, Irma mengajak masyarakat untuk tidak mudah membandingkan kehidupan satu sama lain, terutama di era media sosial saat ini.
“Sering kali kita melihat orang lain terlihat bahagia dari luar, tetapi belum tentu demikian kenyataannya. Yang terpenting adalah mensyukuri apa yang kita miliki dan terus berusaha menjaga keharmonisan keluarga,” katanya.
Ia mengajak untuk lebih memahami peran besar perempuan dalam keluarga serta pentingnya dukungan bersama untuk menciptakan generasi yang sehat secara emosional dan sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....