Antusiasme Masyarakat Masih Rendah, Dinkes Luncurkan Gebyar Cek Kesehatan Gratis
- 08 Mar 2026 20:35 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng mengakui tingkat partisipasi masyarakat dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) masih tergolong rendah. Untuk meningkatkan capaian tersebut, berbagai strategi dilakukan, salah satunya melalui kegiatan Gebyar Cek Kesehatan Gratis yang digelar dalam rangka HUT ke-422 Kota Singaraja.
Staf Dinas Kesehatan Buleleng, Sri Wedari, menyampaikan bahwa capaian pemeriksaan kesehatan gratis di Buleleng masih jauh dari target nasional.
“Berdasarkan evaluasi kami pada tahun 2025, capaian cek kesehatan gratis di Buleleng baru sekitar 6,62 persen dari total jumlah penduduk. Angka ini masih sangat kecil,” ujarnya.
Menurutnya, rendahnya partisipasi masyarakat salah satunya disebabkan oleh pemahaman yang masih terbatas mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Banyak masyarakat beranggapan datang ke fasilitas kesehatan hanya saat sudah sakit, padahal cek kesehatan gratis ini justru untuk skrining sebelum penyakit muncul,” ujar Sri Wedari.
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, Dinas Kesehatan meluncurkan inovasi CKG Cetar yang merupakan akronim dari Cari, Edukasi, Tanggap, dan Registrasi.
Melalui program ini, petugas kesehatan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke puskesmas, tetapi juga melakukan pendekatan langsung ke masyarakat melalui kegiatan jemput bola, sosialisasi, hingga layanan pemeriksaan di berbagai lokasi.
“Kami melakukan pendekatan aktif kepada masyarakat melalui kegiatan gebyar, posyandu, hingga kerja sama dengan aparat desa dan kecamatan,” katanya.
Dalam rangkaian HUT Kota Singaraja, kegiatan Gebyar CKG juga digelar di Taman Kota Singaraja bersamaan dengan kegiatan jalan santai yang diikuti masyarakat.
Pada kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan melibatkan empat puskesmas dengan target sekitar 400 peserta yang akan menjalani pemeriksaan kesehatan gratis.
Selain kegiatan terpusat, layanan CKG juga dilaksanakan serentak di berbagai desa melalui puskesmas di masing-masing kecamatan.
“Kami berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini. Pemeriksaan kesehatan gratis merupakan langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini,” ujarnya.
Sri Wedari menambahkan, apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan indikasi penyakit, maka petugas kesehatan akan memberikan penanganan lanjutan, termasuk pemberian obat atau rujukan ke rumah sakit jika diperlukan.
“Jika ditemukan masalah kesehatan, tentu akan ditindaklanjuti sesuai hasil pemeriksaan dokter, termasuk kemungkinan rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan,” ucapnya.
Melalui berbagai upaya tersebut, Dinas Kesehatan Buleleng menargetkan peningkatan capaian program cek kesehatan gratis sehingga semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya deteksi dini penyakit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....