Pengawasan Takjil Diperketat, Hasil sementara Bebas Boraks dan Formalin
- 25 Feb 2026 14:31 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Buleleng – Pengawasan keamanan pangan terhadap jajanan takjil di Kabupaten Buleleng mulai digencarkan menjelang bulan Ramadan. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhani Sutjidra, bersama Ketua Loka Pengawas Obat dan Makanan Kabupaten Buleleng, Rai Gunawan, dengan turun langsung melakukan peninjauan di kawasan Jalan Jeruk, Kampung Anyar, Selasa sore 24 Februari.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual kepada masyarakat aman, bermutu, dan layak konsumsi. Dalam kegiatan tersebut, tim dari Loka Pengawas Obat dan Makanan Kabupaten Buleleng mengambil sebanyak 16 sampel takjil yang paling banyak diminati masyarakat, seperti minuman berwarna, kue basah, gorengan, hingga makanan olahan lainnya.
Dari total sampel yang diambil, enam di antaranya telah selesai diperiksa. Hasil sementara menunjukkan tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya seperti boraks dan formalin, serta tidak ada penggunaan pewarna tekstil maupun pewarna industri.
Ketua TP PKK Buleleng Ny. Wardhani Sutjidra menyampaikan bahwa hasil ini patut disyukuri karena mencerminkan meningkatnya kesadaran para pedagang terhadap pentingnya keamanan pangan.
“Kita bersyukur karena dari hasil sementara tidak ditemukan boraks maupun formalin. Kesadaran para pedagang sudah sangat tinggi,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan para pedagang untuk menjaga kebersihan dalam proses penyajian dan penjualan. Berdasarkan hasil pemantauan, masih ditemukan pedagang yang menerima uang kemudian langsung menyentuh makanan tanpa menggunakan pelindung tangan, yang berpotensi menyebabkan kontaminasi.
Melalui pengawasan ini, diharapkan masyarakat Buleleng dapat mengonsumsi takjil dengan aman dan nyaman selama menjalankan ibadah puasa, sekaligus mendorong pelaku usaha kuliner untuk terus menjaga kualitas dan keamanan produknya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....