Superfood Tersembunyi: Mengungkap Khasiat Biji Pepaya
- 23 Feb 2026 07:13 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Biji pepaya (dari buah carica papaya) sering dibuang begitu saja, padahal punya banyak manfaat kesehatan yang didukung oleh penelitian ilmiah dan penggunaan tradisional. Biji ini kaya akan senyawa aktif seperti carpaine, benzyl isothiocyanate, flavonoid, antioksidan, serat, dan lemak sehat (seperti asam oleat). Dikutip dari alodoketr.com, berikut manfaat utama biji pepaya yang paling sering disebut dan punya bukti:
-Membantu melawan parasit usus (antiparasit alami)
Salah satu manfaat paling kuat dan didukung studi klinis. Penelitian menunjukkan biji pepaya kering efektif membunuh parasit usus seperti cacing pada anak-anak (efektivitas hingga ~71-80% dalam beberapa uji). Senyawa carpaine dan benzyl glucosinolate bertanggung jawab atas efek ini. Cocok untuk mengatasi infeksi cacing kremi, gelang, atau parasit lain.
-Menjaga kesehatan pencernaan
Kaya serat dan enzim yang membantu melancarkan BAB, mencegah sembelit, mengurangi kembung, dan membersihkan usus dari racun. Juga punya efek antibakteri ringan untuk mengatasi keracunan makanan atau infeksi saluran cerna.
-Melindungi fungsi ginjal dan hati
Beberapa studi pada hewan dan in vitro menunjukkan ekstrak biji pepaya bisa melindungi ginjal dari kerusakan (misalnya akibat toksin), serta mendukung detoks hati dan mengurangi peradangan pada organ ini.
-Kaya antioksidan dan anti-inflamasi
Mengandung senyawa yang melawan radikal bebas, mengurangi peradangan kronis, serta potensi menurunkan risiko penyakit degeneratif. Ini juga membantu kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol jahat (LDL).
-Potensi anti-kanker dan anti-diabetes
Studi awal (kebanyakan in vitro dan hewan) menunjukkan senyawa di biji pepaya bisa menghambat pertumbuhan sel kanker tertentu dan membantu mengontrol gula darah. Namun, bukti pada manusia masih terbatas.
-Antibakteri, antijamur, dan meningkatkan imunitas
Ekstrak biji efektif melawan bakteri dan jamur tertentu, serta mendukung sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan.
Manfaat lain:
-Mencegah diabetes (membantu regulasi gula darah).
-Menurunkan risiko obesitas.
-Membantu penyembuhan luka (topikal atau konsumsi).
Cara konsumsi biji pepaya yang aman & enak
-Mulai dari 1 sendok teh (sekitar 5–10 biji) per hari, jangan langsung banyak.
-Cara populer: Keringkan biji (oven suhu rendah atau sinar matahari), lalu haluskan jadi bubuk → campur ke smoothie, madu, yogurt, atau air hangat.
-Atau kunyah langsung (rasanya agak pedas/pahit seperti mustard), campur dengan madu untuk kurangi kepahitan.
-Hindari konsumsi berlebihan (maksimal 1–2 sdt/hari).
Efek samping & peringatan penting
Meski alami, biji pepaya bukan tanpa risiko jika dikonsumsi berlebihan:
-Menurunkan kesuburan — Penelitian pada hewan menunjukkan bisa merusak sperma (pada pria) atau endometrium (pada wanita), menyebabkan infertilitas sementara. Hindari jika sedang program hamil atau punya masalah kesuburan.
-Gangguan pencernaan — Mual, muntah, diare, atau iritasi lambung jika terlalu banyak.
-Risiko pada hati — Studi hewan menunjukkan dosis tinggi bisa merusak sel hati atau DNA.
-Tidak aman untuk ibu hamil/menyusui — Bisa memicu kontraksi atau efek abortif.
-Interaksi obat — Bisa memengaruhi obat diabetes atau pengencer darah.
Kesimpulan: Biji pepaya punya manfaat nyata, terutama sebagai antiparasit dan pendukung pencernaan, tapi konsumsi secukupnya dan bijak. Jika punya kondisi kesehatan khusus (ginjal, hati, kesuburan, diabetes, dll.), konsultasi dokter dulu sebelum rutin konsumsi. Jangan jadikan pengganti pengobatan medis, Nikmati pepaya utuhnya plus bijinya secukupnya untuk manfaat maksimal. (RRI/Dewa Arta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....