RS Kertha Usada Gelar Bakti Sosial untuk 30 Pekerja Migran di Buleleng

  • 21 Feb 2026 09:10 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID,, Singaraja - RSU Kertha Usada (RSKU) Buleleng menggelar bakti sosial kesehatan bagi 30 Pekerja Migran Indonesia (PMI), Sabtu 21 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan layanan medical check up, donor darah, fisioterapi, akupresur, hingga akupuntur secara gratis.

Direktur RSKU, dr. I Wayan Parna Arianta, MARS, mengatakan kegiatan ini menyasar PMI karena jumlahnya cukup besar di Buleleng. Menurutnya, kesehatan menjadi faktor penting agar para pekerja migran tetap produktif di luar negeri.

Direktur RSKU, dr. I Wayan Parna Arianta, MARS. saat sambutan dalam rangka acara Bakti Sosial Untuk Pekerja Migran Indonesia
(PMI). (Foto: RRI/ Sukasah Brata Winangun)

“Nah, jadi pada kesempatan hari ini kami dari Rumah Sakit Umum Kertha Usada mengadakan kegiatan bakti sosial yang spesifik menyasar untuk para pekerja migran Indonesia,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tanpa kondisi tubuh yang sehat, PMI tidak akan mampu bekerja secara optimal. Karena itu, pihaknya ingin memastikan kesehatan mereka tetap terjaga sebelum kembali bertugas.

“Kalau tanpa sehat kan enggak mungkin mereka bisa bekerja optimal untuk bekerja di luar,” tegasnya.

Narasumber kegiatan, dr. Putu Sukedana, S.Ked., AIFO-K., FISQua, menjelaskan layanan yang diberikan fokus pada pemulihan kebugaran dan pencegahan keluhan fisik. Terlebih, banyak PMI mengalami nyeri sendi dan kelelahan setelah bekerja dalam waktu lama.

dr. Putu Sukedana, S.Ked.,AIFO-K.,FISQua (kanan) bersama Ketua panitia, Luh Putu Meli Astrini, Amd. (kiri). (Foto: RRI/ Sukasah Brata Winangun)

“Teman-teman PMI yang di Buleleng kita undang untuk mendapatkan pengobatan kesehatan gratis, kemudian juga fisioterapi gratis, akupresur maupun akupuntur gratis,” jelasnya.

Ia menambahkan pentingnya menjaga kondisi tubuh sebelum kembali bekerja. Salah satu yang ditekankan adalah fisioterapi untuk menjaga kebugaran otot dan sendi.

“Salah satu hal yang paling penting itu adalah fisioterapi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Luh Putu Meli Astrini, Amd., menyebut antusiasme peserta cukup tinggi sejak pendaftaran dibuka. PMI, khususnya pelaut, menyambut baik adanya layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses di Buleleng.

“Dari kami mengundang untuk 30 PMI, terutama khususnya untuk pelaut,” terangnya.

Ia berharap ke depan layanan medical check up untuk PMI, termasuk pelaut, dapat terus dikembangkan di RSKU. Dengan demikian, para pekerja migran tidak perlu lagi ke luar daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan.

“Rumah sakit kami sangat antusias untuk membantu para pekerja migran untuk bisa medical check up lebih mudah,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....