Ketahui Sejarah Epilepsi di Hari Peringatannya

  • 09 Feb 2026 16:35 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Setiap tahun pada Senin kedua di bulan Februari diperingati sebagai Hari Epilepsi Internasional. Dengan demikian tahun ini bertepatan pada 9 Februari 2026.

Peringatan ini bertujuan untuk menyoroti tantangan yang dihadapi oleh penderita epilepsi di beragam negara. Merujuk National Today, Epilepsi atau gangguan kejang adalah salah satu kondisi medis tertua yang dikenal dunia. 

Kondisi ini terjadi akibat aktivitas listrik di otak berhenti untuk waktu singkat, sehingga bisa memicu kejang berulang. Dahulu, epilepsi sering disalahpahami sebagai gangguan spiritual. 

Pada tahun 2000 SM, bangsa Babilonia kuno mengaitkan kejang dengan kerasukan roh jahat. Sedangkan bangsa Yunani kuno memandangnya sebagai campur tangan ilahi.

Selain itu, di Roma kuno, orang-orang menghindari makan atau minum dari wadah yang sama dengan penderita epilepsi. Pada pertengahan abad ke-20 di sejumlah wilayah Afrika, epilepsi masih diyakini menular atau berkaitan dengan kerasukan maupun sihir.

Pandangan itu pun mulai berubah sejak abad ke-5 SM melalui pemikiran Hippocrates. Dia menegaskan jika epilepsi bukan gangguan spiritual, tetapi penyakit yang berasal dari otak serta bisa diobati secara medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....