Belimbing Wuluh, Si Mungil dengan Manfaat Luar Biasa

  • 05 Feb 2026 13:34 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Bagi masyarakat Indonesia, pemandangan pohon dengan buah hijau kecil yang menggelantung lebat di batangnya tentu sudah tidak asing lagi. Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi), atau sering juga disebut belimbing sayur, adalah bumbu dapur alami yang tak tergantikan.

Meski rasanya sangat asam hingga membuat mata terpejam saat dimakan, buah ini menyimpan kekayaan nutrisi dan sejarah pengobatan tradisional yang panjang. ​​Berbeda dengan pohon buah pada umumnya yang berbuah di ujung ranting, belimbing wuluh bersifat cauliflorous, artinya bunga dan buahnya tumbuh langsung pada batang atau cabang yang sudah tua. Hal ini membuat pohonnya terlihat sangat unik dan produktif.

Dibalik rasa masamnya yang tajam, belimbing wuluh mengandung berbagai senyawa penting bagi tubuh. Dilansir dari https://puskesmaskediri-dikes.lombokbaratkab.go.id senyawa penting tersebut antara lain: Vitamin C, yakni antioksidan kuat yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Adapula Vitamin A, baik untuk kesehatan mata dan kulit. Selain itu Kalium untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan tekanan darah.

Belimbing wuluh juga mengandung Asam oksalat yang memberikan rasa asam khas, serta serat alami yang membantu sistem pencernaan. Penggunaan belimbing wuluh melampaui sekadar penyedap rasa di dapur. I Wayan Muliarta, praktisi Usadha Ayurveda kepada RRI beberapa hari lalu menjelaskan tentang manfaat Belimbing Wuluh.

“Belimbing Wuluh biasanya dipakai untuk obat batuk. Bisa juga untuk panas atau bibir pecah-pecah yang di Bali dikenal dengan istilah jampi. Dianjurkan minum perasan airnya, rebusan bunganya ditambah madu satu sendok,” ucap Wayan Muliarta.

Belimbing wuluh memang si kecil yang bermanfaat. Namun tetap bijak dalam mengonsumsinya agar manfaatnya maksimal dan efek sampingnya bisa dihindari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....