Urai Antrean, RSUD Buleleng Bakal Tambah Ruang Operasi
- 28 Jan 2026 07:07 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dengan menambah ruang operasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Langkah ini dilakukan untuk mengurai antrean tindakan bedah yang selama ini cukup tinggi.
Direktur RSUD Buleleng, dr. Ketut Suteja Wibawa, Sp.KK., M.Kes., mengatakan penambahan ruang operasi menjadi kebutuhan mendesak seiring kondisi bangunan rumah sakit yang sebagian besar merupakan bangunan lama dan sudah tidak optimal dari sisi pelayanan.
“Selain revitalisasi, RSUD Buleleng memang membutuhkan penambahan ruang operasi. Kapasitas tindakan bedah kita saat ini sangat tinggi, sementara jumlah ruang operasi masih terbatas,” ujar dr. Suteja, Selasa 27 Januari 2026.
Ia menjelaskan, dalam satu hari RSUD Buleleng melayani sekitar 18 tindakan operasi. Kondisi ini berdampak pada panjangnya daftar tunggu, khususnya untuk kasus bedah elektif, dan berpotensi memengaruhi keselamatan pasien jika tidak segera diantisipasi.
RSUD Buleleng saat ini melayani berbagai layanan bedah spesialis, mulai dari bedah umum, ortopedi, digestif, onkologi, plastik, urologi, kebidanan dan kandungan, hingga bedah minor seperti mata, THT, dan kulit, yang seluruhnya didukung tenaga medis dan dokter spesialis yang kompeten.
Menjawab kebutuhan tersebut, RSUD Buleleng telah menyelesaikan tahap Detail Engineering Design (DED). Dua gedung, yakni Gedung Kamboja dan Gedung Cempaka, akan direvitalisasi dan ditingkatkan menjadi empat lantai. Gedung Kamboja direncanakan menambah empat ruang operasi, sementara Gedung Cempaka menambah dua ruang operasi, sehingga total ruang operasi nantinya menjadi 14 ruang.
“Penambahan ruang operasi ini akan sangat bermakna untuk mengurai antrean, memperlancar sirkulasi pelayanan, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang kami miliki,” ucapnya.
Pembangunan direncanakan berlangsung selama sekitar 20 bulan dengan target penyelesaian fisik pada akhir 2027, kemudian dilanjutkan dengan pengadaan peralatan medis. Operasional ruang operasi baru ditargetkan dapat dimulai pada awal 2028.
Selama proses pembangunan, manajemen RSUD Buleleng memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal melalui penataan ulang ruang rawat inap dan pengaturan internal pelayanan.
Penambahan ruang operasi ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam menjadikan sektor kesehatan sebagai prioritas pembangunan daerah guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....