Anxiety Disorder: Kenali Gejala dan Pengobatannya

  • 25 Mei 2025 22:34 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Gangguan Kecemasan atau anxiety disorder adalah kondisi mental di mana seseorang mengalami kecemasan yang berlebihan, berlarut-larut, dan sulit dikendalikan. Rasa cemas atau takut ini bahkan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari mereka yang memiliki anxiety disorder.

Sebagai salah satu gangguan jiwa yang umum terjadi, anxiety disorder dialami oleh hampir sebagian besar orang pada suatu waktu dalam hidupnya. Meski menjadi salah satu gangguan mental yang sering ditemukan, pengobatan untuk penderitanya belum maksimal. Padahal kondisi ini bisa saja menyebabkan komplikasi berupa depresi, menurunkan kualitas hidup penderitanya hingga meningkatkan risiko penderitanya bunuh diri.

Untuk itu, mengenali gejala anxiety disorder sedini mungkin merupakan langkah awal yang penting. Sebab kondisi ini bisa diatasi dengan psikoterapi dan penanganan langsung dari psikiater. Dengan penanganan yang sesuai, penderita anxiety disorder pun bisa kembali bekerja dan beraktivitas, sehingga perannya sebagai seorang manusia di tengah masyarakat bisa kembali dijalankan.

Meski cemas merupakan hal yang normal, bahkan diperlukan. Anda perlu waspada bila kecemasan yang terjadi sangat mengganggu atau makin parah seiring dengan berjalannya waktu, karena kondisi ini bisa saja merupakan gejala awal anxiety disorder.

Gejala khas dari anxiety disorder adalah perasaan khawatir atau takut akan suatu situasi yang spesifik, misalnya takut mengalami serangan panik. Rasa takut ini sering kali tidak rasional dengan situasi dan usia penderitanya.

Selain itu, beberapa gejala gangguan kecemasan yang perlu anda kenali adalah sebagai berikut ini:

Tubuh gemetar, berkeringat dingin, jantung berdebar kencang (terkadang disertai nyeri dada, yang sering disalah artikan sebagai serangan jantung)

Merasa mual atau sakit perut, napas menjadi lebih cepat, terengah-engah, atau sesak napas

Tubuh terasa lemas, merasa gugup, gelisah atau tidak bisa tenang, dan tegang, serta lebih mudah marah

Merasa seolah-olah akan mengalami kemalangan atau malapetaka maupun akan berada dalam kondisi yang membahayakan

Kesulitan berkonsentrasi atau mengambil keputusan

Merespon kondisi yang memicu kecemasan secara berlebih atau tidak rasional, tetapi respon ini pun tidak bisa dikontrol oleh penderitanya

Mengalami gangguan tidur, baik jadi sulit tidur maupun tidak bisa tidur (insomnia)

Kecemasan telah menyebabkan gangguan dalam kehidupan penderitanya, bahkan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari

Beberapa gejala anxiety disorder akan dialami selama beberapa bulan. Bahkan, penderita gangguan kecemasan sering menghindari situasi yang bisa memicu rasa cemasnya sebagai bentuk pertahanan diri. Akibatnya, penderita anxiety disorder tidak dapat menunjukkan potensinya dengan maksimal, atau tidak dapat beraktivitas maupun menjalin hubungan sosial dengan sesamanya.

Gejala anxiety disorder tentu bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Jadi, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis kedokteran kejiwaan atau psikiater. Dengan begitu, Anda atau orang terdekat bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan sesuai.

Keberhasilan pengobatan juga sangat dipengaruhi oleh support system yang dimiliki penderita anxiety disorder. Oleh karena itu, pastikan untuk menginformasikan kondisi ini kepada orang terdekat, yang bisa saja adalah pasangan, keluarga inti, kerabat, maupun teman Anda.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan beberapa tips berikut untuk memaksimalkan upaya penanganan anxiety disorder dan mengurangi kecemasan yang dirasakan:

Curhat dengan teman atau dengan komunitas, olahraga rutin, memastikan waktu tidur cukup, menghindari konsumsi minuman berkafein dan beralkohol

Menerapkan teknik-teknik untuk mengelola stres, termasuk dengan melakukan meditasi, journaling atau hobi Anda, maupun terapi pernapasan

Jika tidak diatasi dengan tepat, bahkan dibiarkan tanpa penanganan, anxiety disorder dapat menyebabkan komplikasi. Oleh karena itu, jangan malu untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis kedokteran jiwa, jika Anda merasakan keluhan yang menyerupai gejala anxiety disorder.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....