Mengenal Ancaman Ransomware dan Cara Melindungi Perangkat Digital

  • 16 Agt 2026 14:06 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Kejahatan siber kini semakin canggih dengan munculnya berbagai ancaman berbahaya seperti serangan perangkat pemeras atau ransomware. Program jahat ini bekerja dengan cara mengenkripsi seluruh data di dalam perangkat komputer hingga korban tidak bisa mengaksesnya.

Pelaku kejahatan biasanya meminta uang tebusan dalam bentuk mata uang digital agar kunci pembuka data diberikan kembali. Serangan ini menyasar siapa saja, mulai dari individu hingga instansi besar yang lalai menjaga sistem keamanannya.

Langkah pencegahan paling efektif adalah rutin melakukan pencadangan data atau backup ke media penyimpanan terpisah. Simpan data penting di peladen awan terpercaya atau hard disk eksternal yang tidak selalu terhubung ke jaringan internet.

Hindari mengunduh berkas lampiran email dari pengirim asing yang mencurigakan tanpa melakukan pemeriksaan keamanan terlebih dahulu. Sering kali program ransomware menyusup melalui dokumen kantor palsu yang dikirimkan secara massal.

Selalu perbarui sistem operasi serta perangkat lunak anti-virus di gawai Anda secara berkala untuk menutup celah keamanan. Kedisiplinan memperbarui sistem adalah tameng pelindung utama dari intipan program perusak data digital.

Merujuk pada edukasi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), kewaspadaan terhadap ancaman ransomware adalah keharusan mutlak. Masyarakat diingatkan untuk tidak sembarangan mengeklik tautan atau mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak jelas.

Pemerintah terus memperkuat infrastruktur keamanan siber nasional serta memberikan panduan mitigasi darurat bagi masyarakat luas. Kolaborasi erat antar-pengguna internet sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan tangguh.

Melindungi aset data pribadi dari ancaman kejahatan siber merupakan tanggung jawab bersama yang harus diemban serius. Ketenangan dalam beraktivitas digital tercapai melalui kedisiplinan menjaga higienitas sistem perangkat kita.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....