HBO Max Luncurkan Feed Video Vertikal: Pengalaman Menonton yang Lebih Personal
- 29 Jul 2026 09:56 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- HBO Max meluncurkan fitur feed video vertikal yang memungkinkan pengguna menemukan film dan serial melalui cuplikan singkat dengan cara menggulir layar.
- Fitur baru ini dirancang mirip dengan antarmuka TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts untuk memberikan pengalaman yang familiar bagi pengguna.
- Inovasi ini mengeliminasi kebutuhan pengguna mencari judul satu per satu atau membaca sinopsis panjang untuk menentukan konten yang ingin ditonton.
RRI.CO.ID, Singaraja – Cara menikmati layanan streaming tampaknya akan terus berubah mengikuti kebiasaan pengguna. HBO Max baru-baru ini memperkenalkan fitur feed video vertikal yang memungkinkan pengguna menemukan film dan serial melalui cuplikan singkat dengan cara menggulir layar, mirip seperti saat menggunakan TikTok, Instagram Reels, atau YouTube Shorts.
Fitur ini menjadi salah satu langkah terbaru industri streaming dalam menghadirkan pengalaman menonton yang lebih praktis dan personal. Pengguna tidak lagi harus mencari judul satu per satu atau membaca sinopsis panjang untuk menentukan tontonan yang sesuai.
Menemukan Tontonan Lewat Scroll
Selama ini, sebagian pengguna menghabiskan waktu cukup lama hanya untuk memilih film atau serial sebelum akhirnya menonton. Kondisi tersebut bahkan dikenal dengan istilah streaming paralysis, yaitu kebingungan memilih di tengah banyaknya pilihan konten.
Melalui feed video vertikal, HBO Max mencoba mengatasi persoalan tersebut dengan menampilkan cuplikan singkat dari berbagai tayangan. Pengguna cukup menggulir layar untuk melihat adegan menarik, lalu dapat langsung membuka halaman film atau serial yang dianggap sesuai dengan minatnya. Pendekatan ini diharapkan mampu membuat proses menemukan tontonan menjadi lebih cepat sekaligus lebih menyenangkan.
Pengaruh Media Sosial Semakin Terlihat
Hadirnya fitur video vertikal menunjukkan bagaimana kebiasaan pengguna media sosial mulai memengaruhi desain berbagai aplikasi digital. Jika sebelumnya format vertikal identik dengan platform berbagi video pendek, kini konsep serupa mulai diterapkan pada layanan streaming. Perubahan ini menunjukkan bahwa pengalaman pengguna (user experience) kini menjadi faktor yang sama pentingnya dengan jumlah koleksi film atau serial yang dimiliki sebuah platform. Bagi perusahaan streaming, menghadirkan konten berkualitas saja tidak lagi cukup. Mereka juga harus memastikan pengguna dapat menemukan tayangan yang menarik dengan cepat tanpa harus menghabiskan banyak waktu untuk mencari.
Persaingan Tak Lagi Hanya Soal Konten
Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan layanan streaming semakin ketat. Netflix, Disney+, HBO Max, Apple TV+, hingga berbagai platform lainnya terus menghadirkan inovasi untuk mempertahankan pelanggan. Jika sebelumnya persaingan berfokus pada produksi film dan serial eksklusif, kini perhatian mulai bergeser ke pengembangan fitur yang membuat pengalaman menggunakan aplikasi menjadi lebih nyaman dan personal. Feed video vertikal menjadi salah satu contoh bagaimana industri streaming mulai mengadopsi pendekatan yang selama ini sukses digunakan media sosial dalam menarik perhatian pengguna.
Masa Depan Layanan Streaming
Langkah HBO Max diperkirakan menjadi bagian dari tren yang akan semakin banyak diikuti platform streaming lainnya. Ke depan, proses memilih tontonan kemungkinan akan semakin mengandalkan rekomendasi visual singkat yang disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. Dengan perubahan tersebut, layanan streaming tidak hanya bersaing menghadirkan film dan serial terbaik, tetapi juga berlomba menciptakan pengalaman menjelajah konten yang lebih cepat, intuitif, dan sesuai dengan kebiasaan digital masyarakat saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....