Pekarangan Jadi Sumber Sehat, Inovasi Pangan Fungsional Wujudkan Lansia Sehat
- 23 Jul 2026 19:48 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja — Universitas Udayana kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program Udayana Mengabdi yang diselenggarakan di Desa Bengkel, Kabupaten Tabanan, Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta yang terdiri atas kelompok lansia Desa Bengkel beserta tim pengabdian yang melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Udayana.
Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat khususnya kelompok lanjut usia (lansia), dalam mengembangkan pola hidup sehat melalui pemanfaatan potensi pangan lokal. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh edukasi sekaligus praktik langsung mengenai pemanfaatan tanaman obat di pekarangan menjadi produk minuman fungsional yang memiliki nilai guna bagi kesehatan tubuh di usia senja.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Anak Agung Ayu Wulandira Sawitri Djelantik, S.P., M.M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu meningkatkan pengetahuan lansia tentang pangan fungsional, mengoptimalkan pemanfaatan tanaman pekarangan, dan meningkatkan keterampilan lansia dalam pengolahan pangan.
Pada sesi pelatihan, Luh Dian Rna Fajarini, S.TP., M.Sc. dan Ir. Putu Julyantika Nica Dewi, S.TP., M.TP., IPM., Dosen Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana, menyampaikan materi bertajuk “Pengolahan Tanaman Pekarangan Menjadi Minuman Sehat Untuk Lansia”.

Dalam paparannya dijelaskan bahwa tanaman pekarangan seperti sereh, jahe, kunyit, dan kencur melimpah di sekitar rumah dan kaya akan komponen bioaktif yang baik untuk kebugaran fisik lansia. Selanjutnya, bahan-bahan tersebut diolah secara higienis menjadi produk minuman sehat unggulan, yaitu Jamu Sehat SenJaKu (Sereh-Jahe-Kunyit) dan Jamu Sehat BeKen (Beras Kencur).
Materi ini juga dilengkapi dengan praktik langsung mulai dari proses pembersihan bahan, perebusan yang aman, hingga metode pengemasan tanpa bahan pengawet agar peserta dapat mempraktikkannya secara mandiri di rumah. Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengikuti praktik pembuatan jamu, berdiskusi mengenai dosis konsumsi yang aman, serta mengenali tanda-tanda kerusakan jamu untuk menjaga keamanan pangan.
| Baca juga: Terapi Baru untuk Kucing Lansia Dikembangkan |

Ketua Kelompok Lansia Desa Bengkel, Ketut Sudaryo menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan yang sangat berharga bagi kesehatan para lansia.
“Tanaman di pekarangan rumah yang selama ini kami biarkan, ternyata memiliki khasiat luar biasa jika diolah dengan benar. Jamu SenJaKu dan BeKen ini sangat menghangatkan tubuh dan cocok untuk menjaga kesehatan kami yang sudah lanjut usia,” ucapnya dengan antusias.
Sementara itu, Sekretaris Desa Bengkel, I Gede Arif Santiyoga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Universitas Udayana atas terselenggaranya kegiatan pengabdian ini.
“Kegiatan Program Udayana Mengabdi ini sangat berguna untuk memberikan aktivitas produktif serta menjaga kesehatan berbasis herbal bagi warga kami, khususnya para lansia di Desa Bengkel,” ujarnya.
Sekretaris Desa berharap pengetahuan ini dapat diadopsi secara luas sehingga masyarakat mampu hidup lebih sehat, meminimalkan biaya pengobatan, dan mengoptimalkan pekarangan rumah menjadi apotek hidup yang produktif.

Melalui kegiatan ini, Universitas Udayana tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat, tetapi juga mendorong lahirnya kesadaran pola hidup sehat berbasis kearifan lokal. Pengolahan tanaman obat keluarga menjadi minuman fungsional diharapkan mampu menjadi salah satu strategi pemberdayaan lansia yang berkelanjutan, meningkatkan kebugaran keluarga, sekaligus memperkuat daya tahan fisik masyarakat Desa Bengkel secara mandiri.
Program pengabdian ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang memperoleh pendanaan dari Universitas Udayana sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....