Undiksha Dorong Hilirisasi Nanokomposit Silika-Karbon Berbasis Riset

  • 14 Jun 2026 12:48 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) terus memperkuat hilirisasi hasil riset dosen melalui Program Hilirisasi Riset Prioritas Skema Dorongan Teknologi Tahun 2026. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah nanokomposit silika-karbon berbasis sekam padi yang berpotensi menjadi material maju berkelanjutan untuk berbagai kebutuhan industri.

Inovasi tersebut dikembangkan oleh Prof. Dr. rer.nat. I Wayan Karyasa bersama tim dan memperoleh dukungan pendanaan dari Program Hilirisasi Strategis Prioritas Skema Dorongan Teknologi Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2026.

Prof. I Wayan Karyasa menjelaskan nanokomposit silika-karbon memiliki peluang pemanfaatan yang luas, mulai dari bahan dasar kayu sintetik, bio-silika, bubuk silikon-karbida, hingga material pengganti grafit pada elektroda dan pengganti plat baja maupun karbon pada kebutuhan mekanik tertentu.

Menurutnya, material tersebut juga berpotensi digunakan pada bidang elektronik dan optik karena memiliki karakteristik yang unggul dibandingkan sejumlah material konvensional.

“Nanokomposit silika-karbon memiliki potensi pemanfaatan yang sangat luas, baik untuk kebutuhan material mekanik, elektronik, maupun optik, dengan keunggulan daya tahan yang tinggi,” ujarnya.

Selain memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan, nanokomposit silika-karbon juga tahan terhadap kelembaban, suhu ekstrem, penuaan material, serangan rayap, serta tidak mudah lapuk maupun pecah. Karakteristik tersebut menjadikannya berpotensi sebagai material alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Untuk mempercepat proses hilirisasi dan komersialisasi, Undiksha menggelar Focus Group Discussion (FGD) Business Matching yang melibatkan Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Buleleng, pelaku dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta akademisi dari Universitas Negeri Semarang.

Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha dalam menjajaki peluang investasi serta pemanfaatan hasil riset yang dikembangkan oleh sivitas akademika Undiksha.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undiksha, Prof. Dr. Gde Wawan Sudatha, menegaskan bahwa hilirisasi hasil penelitian dosen menjadi salah satu fokus utama universitas dalam mendorong inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Inovasi yang lahir dari kampus perlu diterapkan secara nyata agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Melalui program tersebut, Undiksha optimistis nanokomposit silika-karbon dapat berkembang menjadi produk unggulan yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis hasil riset perguruan tinggi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....