Basarnas Masuk Jajaran Tim SAR Terbaik Dunia
- 17 Mei 2026 17:22 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Basarnas
- SAR Indonesia
- Tim SAR terbaik dunia
- IMO
- ICAO
- INSARAG
- pencarian dan pertolongan
- Indonesia Asia-Pasifik
- penanggulangan bencana
- keselamatan maritim
RRI.CO.ID, Singaraja — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas kembali mendapat pengakuan internasional sebagai salah satu tim Search and Rescue (SAR) terbaik di dunia. Pada 2025, Indonesia menempati peringkat kedelapan di kawasan Asia-Pasifik berdasarkan audit dan evaluasi lembaga internasional yang bergerak di bidang keselamatan maritim, penerbangan, dan penanggulangan bencana.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Mohamad Syafii mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kemampuan SAR Indonesia semakin diperhitungkan di tingkat global. Sebelumnya, Indonesia sempat masuk lima besar pada 2023 dan berada di posisi keenam pada 2024.
Menurut Syafii, penilaian dilakukan oleh sejumlah organisasi internasional seperti International Maritime Organization, International Civil Aviation Organization, serta INSARAG yang menjadi acuan standar operasi SAR dunia.
Ia menjelaskan, penilaian tidak hanya melihat kecepatan respons dalam operasi penyelamatan, tetapi juga kesiapan personel, kelengkapan alat utama, sistem koordinasi, hingga kemampuan menghadapi berbagai kondisi darurat di darat, laut, maupun udara.
“Indonesia memiliki tantangan geografis yang besar karena merupakan negara kepulauan dan rawan bencana. Karena itu, kemampuan SAR harus terus ditingkatkan agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Pengakuan internasional tersebut dinilai menjadi bukti bahwa Indonesia mampu membangun sistem pencarian dan pertolongan yang semakin profesional. Basarnas selama ini terlibat dalam berbagai operasi besar, mulai dari kecelakaan transportasi, pencarian korban bencana alam, hingga misi kemanusiaan di berbagai wilayah.
Selain menjadi kebanggaan nasional, posisi Indonesia di jajaran atas SAR dunia juga memperkuat kepercayaan internasional terhadap kemampuan Indonesia dalam kerja sama lintas negara saat terjadi bencana maupun kecelakaan internasional.
Meski demikian, Syafii menekankan bahwa peningkatan kualitas tidak boleh berhenti. Ia berharap dukungan anggaran dan modernisasi peralatan terus diperkuat agar standar internasional yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....