Denmark Hapus Pajak Buku demi Dongkrak Literasi Generasi Muda
- 21 Apr 2026 11:06 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Denmark
- pajak buku
- literasi
- generasi Z
- kebijakan pendidikan
- OECD
- minat baca
RRI.CO.ID, Singaraja – Pemerintah Denmark mengambil langkah strategis untuk mengatasi penurunan minat baca di kalangan generasi muda dengan menghapus pajak penjualan buku yang selama ini mencapai 25 persen. Kebijakan ini diumumkan oleh Menteri Kebudayaan Jakob Engel Schmidt sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya literasi nasional.
Menurut laporan terbaru dari Organisation for Economic Co-operation and Development, sekitar 24 persen remaja Denmark berusia 15 tahun mengalami kesulitan memahami teks sederhana. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar empat persen dalam kurun waktu satu dekade terakhir, yang menjadi sinyal serius bagi kualitas pendidikan dan kemampuan literasi generasi muda.
Pemerintah menilai bahwa tingginya harga buku akibat pajak menjadi salah satu hambatan utama dalam akses masyarakat terhadap bahan bacaan. Dengan penghapusan pajak ini, diharapkan harga buku menjadi lebih terjangkau, sehingga mendorong minat baca baik di kalangan pelajar maupun masyarakat umum.
Meski kebijakan ini diperkirakan akan mengurangi pendapatan negara hingga sekitar USD 51 juta atau setara Rp829 miliar per tahun, pemerintah tetap optimistis bahwa manfaat jangka panjangnya akan lebih besar. Selain meningkatkan literasi, langkah ini juga diyakini mampu memperkuat industri penerbitan dan distribusi buku di Denmark.
Kebijakan ini sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah Denmark dalam membangun masyarakat berbasis pengetahuan di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....