PPG Calon Guru Atasi Krisis Guru Bersertifikat Nasional

  • 05 Feb 2026 07:43 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali dipercaya pemerintah pusat menyelenggarakan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) calon guru tahun 2026. Program ini menjadi langkah strategis mengatasi krisis guru bersertifikat di Indonesia.

Gelombang pertama PPG calon guru diikuti 280 peserta dari berbagai bidang studi, antara lain IPA, Informatika, Pendidikan Guru PAUD, PGSD, PJOK, dan Pendidikan Pancasila. Koordinator PPG Undiksha, Drs. I Gede Nurjaya, M.Pd., menjelaskan bahwa mulai 2026 PPG calon guru menjadi jalur utama menyiapkan guru profesional.

“PPG dalam jabatan telah selesai dan tidak memenuhi standar, sehingga ke depan seluruh guru baru wajib bersertifikat. Ini menjadi keuntungan bagi calon guru untuk menyiapkan karier sebagai P3K, ASN, atau guru bersertifikat lainnya,” ucapnya.

Menurut Nurjaya, hingga 2030 setiap tahun diperkirakan 70.000 guru akan pensiun, sehingga kebutuhan guru bersertifikat sangat tinggi. Pemerintah juga mewajibkan guru honorer yang diangkat menjadi P3K untuk memiliki sertifikat pendidik.

Program PPG calon guru tidak hanya membekali kompetensi pedagogi, tetapi juga kemampuan solutif menghadapi masalah pembelajaran, kepemimpinan, dan kepekaan sosial. Peserta dilatih menjadi guru yang berperan sebagai agen perubahan di sekolah.

“Melalui PPG calon guru, mahasiswa tidak hanya belajar mengajar, tetapi juga mengembangkan kepemimpinan, proyek sosial, dan kemampuan menghadapi tantangan pendidikan di lapangan,” kata Nurjaya.

Undiksha menegaskan komitmennya untuk menyiapkan tenaga pendidik yang profesional, inovatif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan nasional, sehingga kualitas pendidikan di Bali dan Indonesia terus meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....