Undiksha Siap Bertransformasi Jadi PTN Badan Hukum

  • 17 Nov 2025 16:19 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) tengah bersiap memasuki babak baru. Kampus yang berlokasi di Buleleng, Bali Utara ini akan berubah status dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., dalam kegiatan Sinergi Informasi Bersama Media Buleleng di Rektorat Undiksha, Senin (17/11/2025).

Rektor Lasmawan menyampaikan bahwa perubahan status menjadi PTN-BH menandai peningkatan tanggung jawab Undiksha dalam memberikan layanan pendidikan yang lebih luas kepada masyarakat Bali dan Indonesia.

“Dalam waktu tidak terlalu lama, Undiksha akan beralih menjadi PTN Badan Hukum. Ini membawa perubahan besar pada tugas dan tanggung jawab kami,” ujarnya.

Saat ini Undiksha memiliki sekitar 19 ribu mahasiswa aktif, namun jumlah tersebut dinilai belum mampu menjawab tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Lasmawan mengaku prihatin karena masih banyak calon mahasiswa berprestasi yang tidak memperoleh kursi akibat keterbatasan daya tampung.

“Kami sudah berupaya menambah jumlah kursi, tetapi keputusan final tetap di kementerian. Kami pernah mengajukan 1.200 kursi untuk satu prodi, tetapi hanya disetujui 530,” ucapnya.

Ia pun menegaskan Undiksha akan terus memperjuangkan penambahan daya tampung terutama pada program studi favorit, agar akses masyarakat terhadap pendidikan semakin terbuka.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes, S.T., M.T.I. memaparkan berbagai manfaat yang akan diperoleh Undiksha ketika resmi berstatus PTN-BH. Salah satunya adalah terbukanya peluang mengikuti berbagai skema internasional.

“Dengan PTN-BH, Undiksha bisa mengikuti skema World Class University,” ucapnya.

Pihaknya menambahkan bahwa status PTN-BH juga akan memperbesar kemampuan pendanaan operasional perguruan tinggi. Dampaknya, mahasiswa akan merasakan lebih banyak program internasional dan pengembangan akademik lainnya.

Selain itu, PTN-BH memberi fleksibilitas bagi Undiksha dalam membuka program studi baru yang prospektif dan sesuai kebutuhan dunia kerja. Beberapa prodi yang tengah dipertimbangkan antara lain Psikologi, Farmasi, Teknik Kedokteran, hingga Fashion Design. Namun pembukaan prodi tidak dilakukan secara sembarangan.

“Rektor meminta fakultas melakukan need assessment dan studi kelayakan. Kita harus melihat kebutuhan masyarakat, persaingan di Bali, dan potensi serapan lulusannya,” ujar Prof. Rasben.

Transformasi Undiksha menuju PTN-BH diharapkan mampu memperluas layanan pendidikan, meningkatkan daya saing, serta mempercepat langkah Undiksha menuju universitas berkelas dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....