Mahasiswa Undiksha Siap Tampil di Kompetisi Internasional
- 17 Okt 2025 11:01 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Tiga tim mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) siap mengharumkan nama almamater di ajang International Youth Conference (IYC) 2025 yang berlangsung pada 18–19 Oktober di Universiti Putra Malaysia.
Kompetisi ini menjadi ajang bagi generasi muda dari berbagai negara untuk mempresentasikan gagasan inovatif melalui karya tulis ilmiah dan presentasi akademik. Mahasiswa dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) ini dibimbing oleh Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A., dan I Ketut Trika Adi Ana, S.Pd., M.Pd.
Persiapan selama dua bulan dilakukan dengan intensif, mulai dari penyusunan ide, penulisan essay, hingga latihan presentasi agar mampu tampil maksimal di hadapan juri internasional. Dalam ajang ini, tiga tim Undiksha menampilkan empat karya inovatif bertema keberlanjutan, inklusivitas, dan teknologi pendidikan.
Tim pertama, terdiri atas Kadek Artini, Ni Luh Putu Sinta Dewi, dan Luh Putu Devikayana, menghadirkan dua karya unggulan: WEARWISE, aplikasi fashion berkelanjutan berbasis konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dan IDEAL, asisten AI untuk membantu guru merancang pembelajaran inklusif secara real-time.
Tim kedua yang beranggotakan Made Ardhi Permanha dan Agus Hidayatulloh menampilkan karya GEN (Grow Executive Function Now), modul edukasi untuk mengembangkan fungsi eksekutif peserta didik agar lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Sementara tim ketiga, Putu Daneshwara Krishna Marjaya, I Gede Gandhi Pradnyanata Putra, dan Gede Yoka Valendra (tidak berangkat ke Malaysia), menampilkan karya WAVE (Wearable Assistant for Voice & Expression), perangkat wearable untuk mendukung komunikasi komunitas tunarungu secara inklusif.
Menjelang keberangkatan, para peserta dilepas oleh Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., didampingi Dekan FBS, I Gede Nurjaya, M.Pd., serta dosen pembimbing. Rektor menekankan pentingnya semangat belajar dan inovasi agar mahasiswa Undiksha mampu menjadi pelopor perubahan, bukan sekadar mengikuti arus.
“Jangan berhenti belajar, dan jangan hanya menjadi follower. Mahasiswa Undiksha harus berani menjadi trend setter dalam menciptakan perubahan positif bagi dunia,” ujarnya berpesan.
Melalui partisipasi ini, mahasiswa Undiksha tidak hanya berkompetisi, tetapi juga membawa misi menunjukkan kemampuan bersaing di tingkat global serta berkontribusi dalam menghadirkan solusi atas isu pendidikan, keberlanjutan, dan inklusivitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....