Undiksha Terapkan IoT Panel Surya Budidaya Labu
- 06 Okt 2025 09:38 WIB
- Singaraja
KBRN, Bangli: Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menorehkan langkah nyata dalam pengabdian kepada masyarakat melalui Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM). Tim ini meluncurkan program inovatif berjudul “Budidaya Labu Siam Berteknologi IoT dan Panel Surya pada Lahan Non-Produktif untuk Meningkatkan Pendapatan Kelompok PKK di Desa Belantih.”
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat Desa Belantih, khususnya kelompok PKK, yang sebagian besar berprofesi sebagai buruh tani. Ketua Tim PKM-PM, Ni Komang Meliani, menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan non-produktif secara tepat dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat.
“Dengan teknologi Internet of Things (IoT), kelompok PKK dapat memantau kebutuhan air dan kondisi tanah secara real-time, sehingga budidaya labu siam menjadi lebih efisien. Panel surya menyediakan energi terbarukan untuk sistem irigasi otomatis yang dikendalikan sensor kelembaban tanah,” ujar Ni Komang Meliani.
Program ini didampingi dosen pembimbing, I Wayan Pardi, S.Pd., M.Pd., yang memberikan arahan tentang pemanfaatan teknologi modern agar warga dapat mengembangkan keterampilan dan mencapai kemandirian ekonomi. Sebanyak 33 anggota PKK terlibat aktif, mengelola lahan non-produktif seluas 15 are menjadi lokasi budidaya labu siam berbasis teknologi IoT dan panel surya.
Program ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), Tujuan 5 (Kesetaraan Gender), dan Tujuan 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), serta mendukung tema kemandirian pangan, energi, dan air.
Respons masyarakat sangat positif. Salah satu anggota PKK, Made Kicen, menyatakan, “Awalnya kami ragu, tapi sekarang lebih percaya diri mengelola kebun sendiri dengan teknologi ini.”
Program ini bertujuan memberikan dampak nyata dengan mengubah lahan kurang produktif menjadi sumber penghasilan berkelanjutan dan ramah lingkungan. Tim Undiksha berharap inovasi ini dapat direplikasi di desa lain di Kabupaten Bangli maupun seluruh Bali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....